Model bahasa memakan 98,5% waktu saat dipasang ke pemeriksa ejaan
Hipotesisnya masuk akal: biarkan model bahasa kontekstual memilih kandidat koreksi terbaik berdasarkan makna kalimat. Diuji A/B dengan satu sakelar dan kunci jawaban 1.500 pasang, akurasi saran justru turun dari 88,3 persen ke 77,1 persen, sementara model itu memakan 98,5 persen waktu analisis.
1.500Pasangan berkunci jawaban88,3%Saran benar, peranking mati77,1%Saran benar, peranking nyala