GPT-6 Astra menjawab benar 42 dari 42 soal pada separuh publik benchmark slang Indonesia kami, hasil terbaik bersama di panel. Dihitung bersama 18 soal tertahan, Astra menutup pengujian di angka 59 dari 60, terpaut 1 soal di belakang GPT-5.6 Luna milik OpenAI sendiri yang jauh lebih murah. Selisih 1 soal dari 60 bukan jarak yang berarti secara statistik, dan justru di situ letak temuan yang lebih menarik: separuh soal publik sudah tidak lagi memisahkan model-model terkuat.
GPT-6 Astra, model terbaru dan termahal OpenAI, menjawab benar 33 dari 43 kata Jawa langka, berada di belakang Gemini 3.5 Flash milik Google (40/43) dan GPT-5.6 Luna yang jauh lebih murah (35/43), dengan tarif 56 kali lipat Luna. Pada uji tingkat tutur Jawa terpisah, Astra meraih skor tertinggi sejajar dengan Gemini 3.5 Flash.
Kami menguji model samaran ox-alpha saat masih gratis, lalu menguji model resmi yang dinyatakan Z.ai sebagai dirinya, GLM-5.3-Flash, di set soal yang sama. Skor naik dari 49 menjadi 54 dari 60 di slang Indonesia dan dari 27 menjadi 32 dari 38 di tingkat tutur Jawa. Sisanya mirip: kecocokan jawaban 88% dan 79%.
Dua model NVIDIA yang dibagikan gratis kami uji pada 42 soal slang Indonesia. Nemotron Super 120 miliar parameter menjawab benar 34, Nemotron 3.5 Lightning menjawab benar 26, dan keduanya masih di bawah Gemma 31 miliar parameter yang tarifnya recehan.
Dua model terkecil yang pernah kami uji, LFM2.5 2,6 miliar parameter dan hy-mt2 1,8 miliar, bertarung pada 60 soal slang Indonesia. Skornya imbang telak, tetapi cara keduanya gagal bertolak belakang, dan satu di antaranya sempat mencoba memanggil Google di ruang ujian tertutup.