Nomina
Kata benda; nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Organisme yang mampu mensintesis senyawa organik sendiri dari bahan anorganik sederhana, seperti karbon dioksida dan air, dengan memanfaatkan energi cahaya matahari melalui proses “fotosintesis” atau energi kimia melalui proses kemosintesis.
produsen
Digunakan lebih umum dalam konteks ekologi dan rantai makanan, bukan dalam konteks biokimia nutrisi.
organisme fotosintetik
Merujuk secara spesifik hanya pada autotrof yang menggunakan energi cahaya, tidak mencakup kemoautotrof.
fotoautotrof
Subkategori autotrof yang paling umum dikenal, mencakup tumbuhan, alga, dan sebagian besar bakteri fotosintetik.
kemoautotrof
Merupakan subkategori dari autotrof, khusus merujuk pada organisme yang menggunakan energi kimia, bukan cahaya.
Kata autotrof berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu gabungan dua unsur leksikal: autos yang berarti “sendiri” dan trophe yang berarti “makanan” atau “nutrisi”. Secara harfiah, istilah ini merujuk pada kemampuan suatu organisme untuk “memberi makan dirinya sendiri” tanpa bergantung pada organisme lain sebagai sumber energi organik. Istilah ini pertama kali diperkenalkan dalam literatur ilmu biologi pada abad ke-19 sebagai bagian dari klasifikasi nutrisi organisme. Dalam konteks ekologi, autotrof berperan sebagai “produsen” dalam rantai makanan, membentuk dasar dari seluruh ekosistem. Kata ini diserap ke dalam Bahasa Indonesia melalui jalur bahasa ilmiah internasional, khususnya bahasa Latin dan Belanda, yang banyak memengaruhi kosakata sains di Indonesia pada masa kolonial hingga modern.
Tumbuhan hijau termasuk organisme autotrof karena mampu berfotosintesis sendiri.
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Istilah untuk lubang atau cekungan di permukaan tanah atau jalan yang disebabkan oleh erosi, kerusakan, atau faktor alam lainnya. Istilah ini sering kali merujuk pada kondisi jalan yang rusak dan berpotensi membahayakan.
Pelajari Selengkapnya