Verba
Kata kerja; kata yang menyatakan perbuatan, tindakan, proses, atau keadaan.
Melanjutkan atau meneruskan suatu tindakan, proses, atau pembicaraan yang sedang berlangsung atau yang sempat terhenti. Kata ini mengindikasikan kelanjutan dari suatu aktivitas atau tugas dari titik di mana ia berhenti atau belum diselesaikan. Dapat juga berarti “melaksanakan instruksi” atau rencana yang telah ada.
lanjutkan
Bentuk perintah atau ajakan untuk melanjutkan suatu tindakan atau proses.
melaksanakan
Menjalankan atau mengerjakan sesuatu sesuai dengan rencana, perintah, atau ketentuan.
melanjutkan
Membuat sesuatu berlanjut dari titik tertentu, melanjutkan kembali setelah terhenti.
meneruskan
Melanjutkan atau membuat sesuatu berlanjut, tidak berhenti.
Kata “teroesken” merupakan bentuk tidak baku atau percakapan dari kata “teruskan” yang lazim digunakan pada era “tempo doeloe”, khususnya dalam konteks bahasa Melayu Pasar atau Melayu Rendah yang banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari dan publikasi-publikasi non-formal pada masa Hindia Belanda. Penggunaan ejaan 'oe' untuk bunyi /u/ dan penambahan sufiks '-ken' (yang merupakan varian dari '-kan') adalah ciri khas dari ejaan Van Ophuijsen yang berlaku dari tahun 1901 hingga 1947. Bentuk ini mencerminkan adaptasi linguistik dan pengaruh bahasa Belanda dalam pembentukan kosakata dan tata bahasa di kalangan masyarakat bumiputra.
Lain lain perkara mengarang soerat nanti kita teroesken satoe satoe. (Perihal mengarang surat nanti kita teruskan satu per satu.)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
