Toean
“Sebutan hormat untuk laki-laki pada zaman kolonial Belanda, setara dengan 'tuan' dalam ejaan Van Ophuijsen”
Kosakata Bahasa Indonesia lama dengan ejaan Van Ophuijsen (oe, dj, tj), istilah kolonial, dan sastra Melayu klasik pra-EYD.
“Sebutan hormat untuk laki-laki pada zaman kolonial Belanda, setara dengan 'tuan' dalam ejaan Van Ophuijsen”
“Rakjat adalah istilah yang mengacu pada rakyat biasa atau masyarakat umum pada masa tempoe doeloe (zaman dulu) Hindia Belanda. Kata ini menggambarkan golongan sosial rendah yang tidak memiliki status atau kedudukan tinggi, berbeda dengan para priyayi, pegawai pemerintah, atau bangsawan.”
“Merupakan ejaan lama untuk Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta), saat ini. Ejaan ini mencerminkan sistem penulisan Van Ophuijsen yang berlaku sebelum Republik Indonesia merdeka.”
“Surat; dokumen tertulis resmi atau surat menyurat pada masa kolonial Hindia Belanda”
“Bentuk negara yang dipimpin oleh kepala negara terpilih, bukan raja turun-temurun. Kata 'republik' diserap dari bahasa Belanda 'republiek'.”
“Doeloe adalah kata sifat yang berarti 'dahulu', 'lampau', atau 'zaman dulu'. Dalam konteks 'tempo doeloe', merujuk pada masa kolonial atau era yang sudah berlalu.”
“Jadoel adalah istilah dalam bahasa Melayu kolonial yang merujuk pada sesuatu yang ketinggalan zaman, usang, atau dari masa lalu yang sudah tidak relevan lagi.”
“Kata 'tahoen' dalam konteks 'tempoe doeloe' merujuk pada penggunaan kata 'tahun' dengan ejaan lama yang digunakan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia.”
“Kata kerja untuk menelan cairan atau minuman ke dalam mulut dan kerongkongan”
“Kata ganti orang pertama tunggal 'saya' atau 'aku' dalam ejaan lama Van Ophuijsen”
“Pekerja; orang yang melakukan pekerjaan atau bekerja untuk majikan, terutama di masa kolonial Hindia Belanda.”
“Soeka adalah bentuk archaik dari 'suka' dalam bahasa Melayu klasik, berarti menyukai, senang, atau berkenan dengan sesuatu. Sering digunakan dalam konteks kesukaan pribadi atau persetujuan.”
“Sebidang tanah yang dikelilingi oleh air di semua sisinya, baik di laut, danau, maupun sungai”
“Moedah adalah kata sifat yang berarti mudah, tidak sulit, atau ringan dalam bahasa Melayu tempo doeloe. Sering digunakan dalam konteks kesederhanaan atau kemudahan melakukan sesuatu.”
“Kata depan yang menyatakan tujuan, maksud, atau peruntukan sesuatu; bentuk ejaan lama dari 'untuk'”
“Sampoerna adalah istilah tempo doeloe jang menandakan kesempurnaan atau kelengkapan total. Digunakan untuk memuji sesuatu dengan sangat tinggi, mengekspresikan bahwa sesuatu itu sempurna, lengkap, dan tak ada kekurangan. Istilah ini umum dalam dokumen resmi dan korespondensi Hindia Belanda awal abad ke-20.”
“Kata benda yang merujuk pada bagian tumbuhan yang berkembang dari bunga dan mengandung biji, atau digunakan sebagai kata penggolong untuk benda bulat atau berkategori tertentu dalam ejaan Van Ophuijsen.”