ibahasa - Living Dictionary

Kami menguji bagaimana AI memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dengan kamus hidup di sampingnya. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

cc$Entri Kamus: CC BY-NC-SA 4.0

Platform

  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Artikel
  • Insight
  • Kamus

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
GitHub🤗Hugging Face
ibahasa - Living Dictionary
Observatorium
  • Artikel
  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Kamus
  1. Topik
  2. Bahasa Tempo Doeloe
  3. soeka

Soeka

/id/Bahasa Asal: Bahasa atau dialek asal kata ini (ID).
Bahasa Indonesia•1 makna ditemukan
1
Verified
Seorang di tim ibahasa sudah meninjau dan menyetujui definisi ini. Entri yang masih menunggu tinjauan ditandai apa adanya, dan artinya ditahan.
casualNada: casual. Menunjukkan nuansa emosional atau konteks sosial penggunaan kata.Bahasa Tempo DoeloeTopik: Bahasa Tempo Doeloe. Bidang atau ranah kehidupan tempat kata ini digunakan.nationalWilayah: national. Menunjukkan asal geografis atau cakupan dialek daerah.
Verified
Seorang di tim ibahasa sudah meninjau dan menyetujui definisi ini. Entri yang masih menunggu tinjauan ditandai apa adanya, dan artinya ditahan.

Definisi & Konteks

Soeka adalah bentuk archaik dari 'suka' dalam bahasa Melayu klasik, berarti menyukai, senang, atau berkenan dengan sesuatu. Sering digunakan dalam konteks kesukaan pribadi atau persetujuan.

Sinonim & Padanan

demen

demen

Istilah kasual atau slang dalam bahasa gaul untuk menyatakan rasa suka atau cinta.

Varian Dialek
doyan

doyan

Suka atau memiliki nafsu makan terhadap sesuatu

Varian Register
gemar

gemar

Sangat suka atau menaruh minat yang besar terhadap suatu hobi atau aktivitas.

Padanan
senang

senang

Perasaan gembira, puas, dan tidak terbebani.

Padanan
suka

suka

Memiliki perasaan senang, tertarik, atau gemar terhadap sesuatu.

Padanan

Catatan Penggunaan atau Etimologi

Soeka merupakan ejaan Van Ophuijsen dari kata 'suka' yang dominan dalam sastra Melayu abad ke-19 dan awal abad ke-20, terutama dalam surat kabar kolonial dan karya sastra tradisional. Penggunaan 'oe' menggantikan 'u' adalah ciri khas standar orthografi Hindia Belanda pada masa itu.

Contoh Penggunaan

Saja tidak soeka dengan tingkah lakoe nja. (Saya tidak suka dengan tingkah lakunya.)

Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.

Ditinjau 6 bulan yang lalu
Kembali

Soeda

Selanjutnya

Soerat

Eksplorasi Terkait

OeroeskenOrang toeanjaPerampoeanBageimanaTeroesken

Sedang Hits

BokapNgabuburitGaranganAberasi kromatisBohay