Aberasi kromatis
Definisi & Konteks
Cacat optik pada sistem lensa di mana cahaya dengan panjang gelombang berbeda dibiaskan pada sudut yang tidak sama, sehingga menghasilkan lingkaran atau halo berwarna di sekitar tepi objek; Dikenal awam sebagai efek pelangi palsu pada foto atau gambar optik. (Sinonim: aberasi warna, cacat kromatik, dispersi lensa)
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Istilah aberasi kromatis berasal dari dua akar bahasa Latin: aberratio (penyimpangan, dari kata kerja aberrare yang berarti 'menyimpang dari jalur') dan chromaticus, yang diadaptasi dari bahasa Yunani khroma (χρῶμα) bermakna 'warna'. Konsep ini pertama kali diidentifikasi secara ilmiah oleh Isaac Newton pada abad ke-17, yang menyadari bahwa lensa kaca tunggal tidak mampu memfokuskan semua panjang gelombang cahaya pada satu titik yang sama. Dalam dunia fotografi dan astronomi modern, fenomena ini diatasi dengan penggunaan lensa achromat atau apochromat yang menggabungkan elemen kaca dengan indeks bias berbeda. Di Indonesia, istilah ini digunakan secara baku dalam literatur optika, fisika, dan fotografi profesional.
Contoh Penggunaan
Teleskop refraktor tua itu menghasilkan aberasi kromatis parah di tepi gambar bintang.
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Punya arti lain untuk "Aberasi kromatis"?
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.