Abang
“Panggilan kepada laki-laki yang lebih tua atau sebaya dalam masyarakat Betawi, memiliki makna kehormatan dan keakraban.”
Bahasa asli ibu kota. Dari 'gue-elo' hingga pantun jenaka, telusuri akar bahasa gaul modern dari budaya Betawi.
“Panggilan kepada laki-laki yang lebih tua atau sebaya dalam masyarakat Betawi, memiliki makna kehormatan dan keakraban.”
“Babe adalah panggilan sayang atau hormat untuk ayah atau laki-laki yang lebih tua dalam masyarakat Betawi.”
“Panggilan akrab untuk ibu atau perempuan yang lebih tua dalam masyarakat Betawi.”
“Sebuah kata seru atau interjeksi dalam dialek Betawi yang digunakan untuk mengekspresikan kekesalan, kejengkelan, atau kemarahan terhadap perilaku seseorang yang dianggap menyebalkan, tidak bertanggung jawab, atau merugikan. Kata ini berfungsi sebagai makian kasar yang merujuk pada sifat “kurang ajar” atau “menyebalkan”.”
“Encang merujuk pada panggilan untuk paman atau saudara laki-laki dari orang tua, terutama yang lebih muda, dalam konteks masyarakat Betawi.”
“Mpok merujuk pada sapaan hormat untuk wanita yang lebih tua atau yang dihormati dalam masyarakat Betawi.”
“Encing merujuk pada panggilan hormat untuk bibi atau tante dalam budaya Betawi, baik dari pihak ayah maupun ibu.”