Verba
Kata kerja; kata yang menyatakan perbuatan, tindakan, proses, atau keadaan.
Mengalami proses kehilangan kesegaran, kekencangan, atau kekuatan, seringkali berkaitan dengan tumbuhan yang kekurangan air atau sesuatu yang kehilangan semangat dan vitalitas.
kempis
Menjadi kurang berisi atau mengempis, seringkali karena kehilangan udara atau cairan.
layu
Kehilangan kesegaran, kekencangan, atau kekuatan, terutama pada tumbuhan karena kekurangan air atau karena sudah tua.
lesu
Tidak bertenaga, tidak bersemangat, lemah, atau tidak bergairah.
lunglai
Merasa sangat lemas dan tidak bertenaga, seringkali karena kelelahan ekstrem atau sakit.
Kata “alum” berasal dari bahasa Jawa Kuno, yang secara etimologis memiliki makna dasar “layu” atau “tidak segar”. Penggunaan kata ini sangat umum di kalangan penutur bahasa Jawa untuk menggambarkan kondisi tumbuhan yang kehilangan kesegaran akibat kekurangan air atau faktor lain. Dalam konteks yang lebih luas, “alum” juga dapat digunakan secara metaforis untuk merujuk pada kondisi seseorang yang tampak lesu, tidak bersemangat, atau kehilangan vitalitas. Kata ini merupakan bagian integral dari leksikon bahasa Jawa dan sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari maupun karya sastra Jawa tradisional.
Kembang mawar kae kok wis alum. (Bunga mawar itu kok sudah layu.)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.