Adverbia
Kata keterangan; kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat secara keseluruhan.
Kata keterangan yang berfungsi sebagai penanda aspek “perfektif” untuk menyatakan bahwa suatu perbuatan atau keadaan telah selesai dilakukan atau sudah terjadi.
atos
Bentuk dialek Sunda untuk menyatakan sudah atau telah.
kelar
Selesai atau habis, digunakan dalam ragam Jawa informal dan bahasa gaul urban.
rampung
Selesai atau tuntas, dapat merujuk pada pekerjaan maupun bahan yang habis.
sudah
Padanan kata baku dalam bahasa Indonesia
telah
Lebih sering digunakan dalam teks tulis formal
bar
Menekankan pada aspek selesainya durasi
enggeh
Sering digunakan bersama wis untuk penekanan
Kata wis merupakan bentuk pemendekan atau sinkope dari kata uwis dalam bahasa Jawa. Secara etimologis, kata ini berakar dari bahasa Jawa Kuno huwis yang memiliki fungsi gramatikal serupa untuk menandakan selesainya suatu peristiwa. Dalam struktur sosial masyarakat Jawa, penggunaan wis terbatas pada tingkat tutur ngoko yang bersifat informal atau akrab. Penggunaan kata ini dalam konteks formal atau kepada orang yang lebih tua dianggap kurang sopan, sehingga harus diganti dengan bentuk krama.
Kowe wis mangan durung? (Kamu sudah makan belum?)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.