ibahasa - Living Dictionary

Kami menguji bagaimana AI memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dengan kamus hidup di sampingnya. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

cc$Entri Kamus: CC BY-NC-SA 4.0

Platform

  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Artikel
  • Insight
  • Kamus

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
Ā© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
GitHubšŸ¤—Hugging Face
ibahasa - Living Dictionary
Observatorium
  • Artikel
  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Kamus
  1. Topik
  2. Baku (Formal)
Koleksi Terverifikasi

Baku (Formal)

Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.

310 kata•Diperbarui berkala

Aberasi sferis

ā€œKegagalan optik yang terjadi ketika cahaya yang melewati tepi lensa tidak terfokus pada titik yang sama dengan cahaya yang melewati pusat lensa, sehingga menghasilkan gambar yang ā€œkaburā€.ā€

1 arti

Obstruktif

ā€œBersifat menghalangi, menghambat, atau mempersulit suatu proses, kebijakan, atau keputusan; Kata sifat yang menggambarkan tindakan atau sikap yang secara aktif mencegah kemajuan. Sinonim umum: menghambat, menghalangi, mempersulit, memblokir, ā€œbatu sandunganā€.ā€

1 arti

Birokrasi

ā€œSistem pengaturan atau ā€œtata kelolaā€ organisasi yang dijalankan oleh aparatur pemerintah berdasarkan hierarki, prosedur, dan aturan yang kaku.ā€

1 arti

Dialektika

ā€œProsedur penalaran yang mengeksplorasi kontradiksi antara tesis dan antitesis untuk mencapai kebenaran yang lebih tinggi atau sintesis. Secara luas, ini merujuk pada seni berdiskusi atau metode logika yang menganalisis perubahan melalui pertentangan kekuatan yang saling memengaruhi dalam perkembangan pemikiran atau realitas sosial.ā€

1 arti

Diagometer

ā€œInstrumen ilmiah atau ā€œperangkat ukurā€ yang digunakan untuk menentukan nilai ā€œkonduktivitasā€ atau daya hantar listrik pada suatu material.ā€

1 arti

Supernova

ā€œPeristiwa ledakan katastrofik dari sebuah ā€œbintangā€ masif yang menandai akhir dari siklus hidupnya, mengakibatkan pelepasan energi dalam jumlah sangat besar dan pembentukan elemen kimia berat di alam semesta.ā€

1 arti

Validasi

ā€œProses atau cara ā€œpembuktianā€ kebenaran, keabsahan, atau kesahihan sesuatu berdasarkan standar, prosedur, atau data yang telah ditetapkan.ā€

1 arti

Ekatransitif

ā€œIstilah linguistik yang merujuk pada verba atau klausa yang membutuhkan dua ā€œobjekā€ untuk melengkapi maknanya, yaitu objek langsung dan objek tidak langsung.ā€

1 arti

Abstrak

ā€œRingkasan padat yang memuat intisari atau pokok pikiran utama dari suatu dokumen, karya tulis ilmiah, atau penelitian. Bagian ini berfungsi untuk memberikan ā€œgambaran menyeluruhā€ mengenai tujuan, metode, serta hasil akhir tanpa menyertakan perincian teknis yang mendalam.ā€

1 arti

Kadaver

ā€œTubuh manusia yang telah meninggal dunia, digunakan khusus dalam konteks ilmu kedokteran, anatomi, dan forensik sebagai objek studi atau pemeriksaan medis. Istilah ini merupakan padanan formal dari kata ā€œmayatā€ dalam ranah ilmiah.ā€

1 arti

Katalisator

ā€œZat, unsur, atau faktor yang mempercepat terjadinya suatu reaksi kimia maupun proses sosial tanpa mengalami perubahan permanen pada dirinya sendiri. Secara kiasan, ā€œkatalisatorā€ merujuk pada sesuatu atau seseorang yang memicu, mendorong, atau mempercepat terjadinya perubahan dalam suatu sistem.ā€

1 arti

Ijtihad

ā€œUsaha ā€œsungguh-sungguhā€ untuk menetapkan hukum atau memutuskan perkara yang tidak diatur secara eksplisit dalam Al-Quran dengan menggunakan akal budi dan dalil-dalil syariat.ā€

1 arti

Substantif

ā€œBerkaitan dengan ā€œsubstansiā€, bukan hanya bentuk atau rupa. Menekankan pada hal yang ā€œpokokā€ atau ā€œmendasarā€.ā€

1 arti

Fotosfer

ā€œLapisan terluar matahari atau bintang yang memancarkan energi berupa ā€œradiasi elektromagnetikā€ dalam spektrum cahaya tampak sehingga dapat diamati secara visual.ā€

1 arti

Biopsi

ā€œProsedur medis berupa pengambilan sampel jaringan atau sel dari tubuh pasien untuk dilakukan pemeriksaan mikroskopis guna mendeteksi penyakit atau menentukan keberadaan ā€œtumorā€.ā€

1 arti

Filibuster

ā€œTaktik prosedural dalam sidang legislatif berupa pidato atau debat yang sengaja diperpanjang secara berlebihan untuk menunda, menghalangi, atau mencegah pemungutan suara atas suatu rancangan undang-undang atau keputusan. Pelaku menggunakan hak bicara tanpa batas waktu sebagai ā€œsenjata proseduralā€ untuk melelahkan pihak lawan atau mengulur waktu hingga sesi sidang berakhir. (Sinonim: pidato panjang mengulur waktu, taktik penghambat sidang, obstruksi parlemen)ā€

1 arti

Kulminasi

ā€œTitik tertinggi atau keadaan puncak yang dicapai oleh suatu benda langit saat melintasi meridian pengamat. Secara kiasan, istilah ini merujuk pada ā€œpuncakā€ keberhasilan, emosi, atau perkembangan suatu peristiwa.ā€

1 arti

Alegoris

ā€œBersifat kiasan atau perlambangan, di mana makna yang lebih dalam disampaikan secara tidak langsung melalui tokoh, peristiwa, atau narasi yang merepresentasikan konsep abstrak di luar makna literalnya.ā€

1 arti

Inklinasi

ā€œSudut kemiringan antara bidang ā€œorbitā€ suatu benda langit terhadap bidang referensi tertentu, atau kecenderungan mental dan preferensi seseorang terhadap sesuatu.ā€

1 arti

Abses

ā€œKumpulan nanah yang terlokalisasi dalam rongga jaringan tubuh akibat proses infeksi atau peradangan. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan yang mengandung cairan eksudat dan merupakan respon pertahanan tubuh untuk mengisolasi material patogen agar tidak menyebar ke area sekitarnya.ā€

1 arti

Bilyet

ā€œInstrumen pembayaran non-tunai berupa surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahbukukan sejumlah dana tertentu kepada pihak penerima. ā€œBilyetā€ berfungsi sebagai dokumen legal yang sah dalam transaksi finansial dengan prosedur administratif yang ketat.ā€

1 arti

Konvensi

ā€œSebuah ā€œkesepakatanā€ atau ā€œketentuanā€ formal yang ditetapkan oleh lembaga atau kelompok mengenai tata cara penulisan laporan maupun prosedur operasional standar.ā€

1 arti

Hidrolik

ā€œSistem mekanis yang memanfaatkan tenaga melalui media ā€œfluidaā€ cair yang tidak dapat dimampatkan untuk menghasilkan gerakan atau daya pada alat berat maupun komponen otomotif.ā€

1 arti

Polikultur

ā€œSistem pertanaman yang melibatkan budi daya ā€œbeberapa jenis tanamanā€ secara simultan pada satu hamparan lahan yang sama.ā€

1 arti
  • 1
  • 11
  • 12
  • 13