ibahasa - Living Dictionary

Kami menguji bagaimana AI memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dengan kamus hidup di sampingnya. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

cc$Entri Kamus: CC BY-NC-SA 4.0

Platform

  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Artikel
  • Insight
  • Kamus

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
GitHub🤗Hugging Face
ibahasa - Living Dictionary
Observatorium
  • Artikel
  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Kamus
  1. Topik
  2. Baku (Formal)
Koleksi Terverifikasi

Baku (Formal)

Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.

310 kata•Diperbarui berkala

Otoskop

“Instrumen medis berbentuk genggam yang dilengkapi dengan sumber cahaya dan sistem lensa pembesar, digunakan oleh tenaga medis untuk memeriksa kondisi saluran telinga luar dan “gendang telinga” secara visual.”

1 arti

Agronomi

“Cabang ilmu pertanian yang berfokus pada teori dan praktik “produksi tanaman” serta pengelolaan lahan secara ilmiah.”

1 arti

Hipotesis

““Hipotesis” adalah sebuah “penjelasan sementara” terhadap suatu fenomena yang dapat diuji melalui metode ilmiah untuk memverifikasi kebenarannya.”

1 arti

Aseptor

“Individu yang menggunakan atau menjadi “peserta” aktif dalam program “Keluarga Berencana” (KB).”

1 arti

Aberasi

“Penyimpangan atau gangguan dalam pembentukan bayangan oleh sistem optik yang mengakibatkan ketidaktajaman atau “distorsi” warna. Istilah ini juga merujuk pada penyimpangan dari keadaan normal atau dari standar yang berlaku.”

1 arti

Superlatif

“Tingkatan perbandingan dalam linguistik yang menyatakan sifat atau keadaan “paling” tinggi atau terbaik di antara kelompoknya.”

1 arti

Predikatif

“Memiliki sifat sebagai “predikat” atau berfungsi sebagai unsur kalimat yang memberikan keterangan mengenai subjek.”

1 arti

Epistemologi

“Cabang filsafat yang secara khusus mempelajari hakikat, sumber, batas, serta validitas pengetahuan. Bidang ini menganalisis secara kritis proses manusia dalam memperoleh kebenaran, kriteria justifikasi intelektual, dan struktur metodologis yang mendasari pembentukan ilmu pengetahuan secara sistematis.”

1 arti

Demagogi

“Pemakaian retorika atau taktik politik yang berupaya memanipulasi “emosi” dan “prasangka” massa untuk memenangkan dukungan, sering disertai janji-janji kosong, penyederhanaan isu, serta penghasutan. Padanan umum: “manipulasi emosi”, “propaganda”, “retorika yang menghasut”, “penghasutan politik”.”

1 arti

Klorokuin

“Senyawa sintetik turunan aminokuinolin yang berfungsi sebagai obat antimalaria dan amebisida sistemik. Zat ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan parasit “Plasmodium” dalam sel darah merah manusia, serta digunakan dalam terapi untuk kondisi autoimun tertentu seperti artritis reumatoid dan lupus.”

1 arti

Biogeografi

“Cabang ilmu biologi yang mempelajari pola “distribusi” makhluk hidup serta fenomena yang memengaruhi pola tersebut dalam “ruang” dan waktu.”

1 arti

Analisis

“Penyelidikan terhadap suatu peristiwa atau karangan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya melalui proses “penguraian” komponen pendukungnya.”

1 arti

Presipitasi

“Proses meteorologis dan kimiawi yang merujuk pada jatuhnya partikel air dari atmosfer ke permukaan bumi dalam berbagai bentuk, seperti hujan, salju, atau embun beku. Dalam konteks kimia, “presipitasi” merujuk pada proses pengendapan zat padat dari suatu larutan akibat reaksi kimia atau perubahan kondisi fisik. Secara lebih luas, istilah ini juga digunakan untuk menggambarkan percepatan atau pemercepatan terjadinya suatu peristiwa.”

1 arti

Arkileksem

““Arkileksem” adalah satuan leksikal yang bersifat superordinat, mencakup dan menetralisasi oposisi makna dari sejumlah leksem yang berada dalam satu medan semantik yang sama, sehingga berfungsi sebagai representasi umum atau generik atas kelompok leksem tersebut.”

1 arti

Implikasi

“Konsekuensi logis atau akibat yang terkandung secara tidak langsung dari suatu “pernyataan”, keputusan, atau tindakan tertentu. Merujuk pada hal-hal yang secara logis atau praktis mengikuti dari suatu kondisi, meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit.”

1 arti

Dividen

“Pembagian laba perusahaan yang diberikan kepada “pemegang saham” berdasarkan jumlah saham yang dimiliki.”

1 arti

Stratigrafi

“Cabang ilmu geologi yang mempelajari susunan, keterdapatan, dan hubungan antar-lapisan batuan di kerak bumi. Bidang ini berfokus pada analisis urutan kronologis “sedimen” atau “batuan” untuk memahami sejarah pembentukan lingkungan fisik bumi secara sistematis dan ilmiah.”

1 arti

Postulat

“Postulat adalah pernyataan dasar yang diterima tanpa pembuktian dalam sistem deduktif, terutama dalam geometri klasik. Postulat merupakan dasar yang diterima tanpa pembuktian dalam sistem deduktif.”

1 arti

Larvasida

“Bahan kimia atau agen biologi yang dirancang khusus untuk membunuh organisme pada tahap larva, terutama serangga seperti nyamuk sebelum mencapai tahap dewasa. Zat ini diaplikasikan pada habitat air guna memutus siklus hidup hama dan mencegah penyebaran penyakit menular.”

1 arti

Sintesis

“Proses penggabungan berbagai elemen, komponen, atau gagasan yang terpisah untuk membentuk suatu “keseluruhan” yang baru, koheren, dan terpadu. Dalam konteks ilmiah dan filosofis, sintesis merupakan tahap tertinggi dalam pemikiran analitis, yakni kemampuan mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber menjadi satu kesimpulan atau produk intelektual yang utuh.”

1 arti

Koalisi

“Gabungan atau “kerjasama” antara dua pihak atau lebih, biasanya berupa partai politik, untuk mencapai “tujuan” atau kepentingan bersama dalam ranah kekuasaan.”

1 arti

Legitimasi

“Pemberian atau perolehan “pengakuan” atau “keabsahan” resmi yang menjadikan suatu tindakan, institusi, atau status mempunyai dasar hukum dan diakui oleh publik atau lembaga berwenang. Sering digunakan dalam konteks hukum dan politik.”

1 arti
  • 1
  • 11
  • 12
  • 13