ibahasa - Living Dictionary

Living Dictionary untuk bahasa gaul, dialek, dan konteks budaya Indonesia. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

Platform

  • Trending
  • Leaderboard
  • Kata Acak
  • Contribute
  • Browse A-Z

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
Twitter (X)
ibahasa - Living Dictionary
EN
Jelajahi ibahasa
  • Jelajahi Kata
  • Jelajahi A-Z
  • Kontribusi
  • Klasemen Perkembangan
Koleksi Topik
  • Bahasa JakselMengulas kamus bahasa anak Jak...
  • Slang & GaulKumpulan kosakata gaul sehari-...
  • Tech & StartupGlosarium lengkap istilah star...
  • Gaming & EsportsKamus bahasa gamer sejati. Dar...
  • Internet CultureEnsiklopedia budaya internet I...
  • Bahasa JawaEksplorasi kekayaan dialek Jaw...
  • Bahasa SundaKumaha damang? Menyelami manis...
  • Bahasa BatakHoras! Pelajari ketegasan dan ...
  • Bahasa BetawiBahasa asli ibu kota. Dari 'gu...
  • Baku (Formal)Koleksi kata baku dan resmi Ba...
  • PeribahasaRagam peribahasa dan ungkapan ...
  • General / UmumKumpulan kosakata umum Bahasa ...
  • Budaya / LokalGlosarium istilah budaya, adat...
  • Bahasa Tempo DoeloeBahasa Klasik
  1. Topik
  2. Baku (Formal)
Koleksi Terverifikasi

Baku (Formal)

Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.

270 kata•Diperbarui berkala

Fotosfer

“Lapisan terluar matahari atau bintang yang memancarkan energi berupa “radiasi elektromagnetik” dalam spektrum cahaya tampak sehingga dapat diamati secara visual.”

1 arti

Biopsi

“Prosedur medis berupa pengambilan sampel jaringan atau sel dari tubuh pasien untuk dilakukan pemeriksaan mikroskopis guna mendeteksi penyakit atau menentukan keberadaan “tumor”.”

1 arti

Filibuster

“Taktik prosedural dalam sidang legislatif berupa pidato atau debat yang sengaja diperpanjang secara berlebihan untuk menunda, menghalangi, atau mencegah pemungutan suara atas suatu rancangan undang-undang atau keputusan. Pelaku menggunakan hak bicara tanpa batas waktu sebagai “senjata prosedural” untuk melelahkan pihak lawan atau mengulur waktu hingga sesi sidang berakhir. (Sinonim: pidato panjang mengulur waktu, taktik penghambat sidang, obstruksi parlemen)”

1 arti

Kulminasi

“Titik tertinggi atau keadaan puncak yang dicapai oleh suatu benda langit saat melintasi meridian pengamat. Secara kiasan, istilah ini merujuk pada “puncak” keberhasilan, emosi, atau perkembangan suatu peristiwa.”

1 arti

Inklinasi

“Sudut kemiringan antara bidang “orbit” suatu benda langit terhadap bidang referensi tertentu, atau kecenderungan mental dan preferensi seseorang terhadap sesuatu.”

1 arti

Abses

“Kumpulan nanah yang terlokalisasi dalam rongga jaringan tubuh akibat proses infeksi atau peradangan. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan yang mengandung cairan eksudat dan merupakan respon pertahanan tubuh untuk mengisolasi material patogen agar tidak menyebar ke area sekitarnya.”

1 arti

Bilyet

“Instrumen pembayaran non-tunai berupa surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahbukukan sejumlah dana tertentu kepada pihak penerima. “Bilyet” berfungsi sebagai dokumen legal yang sah dalam transaksi finansial dengan prosedur administratif yang ketat.”

1 arti

Konvensi

“Sebuah “kesepakatan” atau “ketentuan” formal yang ditetapkan oleh lembaga atau kelompok mengenai tata cara penulisan laporan maupun prosedur operasional standar.”

1 arti

Hidrolik

“Sistem mekanis yang memanfaatkan tenaga melalui media “fluida” cair yang tidak dapat dimampatkan untuk menghasilkan gerakan atau daya pada alat berat maupun komponen otomotif.”

1 arti

Polikultur

“Sistem pertanaman yang melibatkan budi daya “beberapa jenis tanaman” secara simultan pada satu hamparan lahan yang sama.”

1 arti

Agronomi

“Cabang ilmu pertanian yang berfokus pada teori dan praktik “produksi tanaman” serta pengelolaan lahan secara ilmiah.”

1 arti

Hipotesis

““Hipotesis” adalah sebuah “penjelasan sementara” terhadap suatu fenomena yang dapat diuji melalui metode ilmiah untuk memverifikasi kebenarannya.”

1 arti

Aseptor

“Individu yang menggunakan atau menjadi “peserta” aktif dalam program “Keluarga Berencana” (KB).”

1 arti

Aberasi

“Penyimpangan atau gangguan dalam pembentukan bayangan oleh sistem optik yang mengakibatkan ketidaktajaman atau “distorsi” warna. Istilah ini juga merujuk pada penyimpangan dari keadaan normal atau dari standar yang berlaku.”

1 arti

Superlatif

“Tingkatan perbandingan dalam linguistik yang menyatakan sifat atau keadaan “paling” tinggi atau terbaik di antara kelompoknya.”

1 arti

Predikatif

“Memiliki sifat sebagai “predikat” atau berfungsi sebagai unsur kalimat yang memberikan keterangan mengenai subjek.”

1 arti

Epistemologi

“Cabang filsafat yang secara khusus mempelajari hakikat, sumber, batas, serta validitas pengetahuan. Bidang ini menganalisis secara kritis proses manusia dalam memperoleh kebenaran, kriteria justifikasi intelektual, dan struktur metodologis yang mendasari pembentukan ilmu pengetahuan secara sistematis.”

1 arti

Demagogi

“Pemakaian retorika atau taktik politik yang berupaya memanipulasi “emosi” dan “prasangka” massa untuk memenangkan dukungan, sering disertai janji-janji kosong, penyederhanaan isu, serta penghasutan. Padanan umum: “manipulasi emosi”, “propaganda”, “retorika yang menghasut”, “penghasutan politik”.”

1 arti

Klorokuin

“Senyawa sintetik turunan aminokuinolin yang berfungsi sebagai obat antimalaria dan amebisida sistemik. Zat ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan parasit “Plasmodium” dalam sel darah merah manusia, serta digunakan dalam terapi untuk kondisi autoimun tertentu seperti artritis reumatoid dan lupus.”

1 arti

Biogeografi

“Cabang ilmu biologi yang mempelajari pola “distribusi” makhluk hidup serta fenomena yang memengaruhi pola tersebut dalam “ruang” dan waktu.”

1 arti

Analisis

“Penyelidikan terhadap suatu peristiwa atau karangan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya melalui proses “penguraian” komponen pendukungnya.”

1 arti

Presipitasi

“Proses meteorologis dan kimiawi yang merujuk pada jatuhnya partikel air dari atmosfer ke permukaan bumi dalam berbagai bentuk, seperti hujan, salju, atau embun beku. Dalam konteks kimia, “presipitasi” merujuk pada proses pengendapan zat padat dari suatu larutan akibat reaksi kimia atau perubahan kondisi fisik. Secara lebih luas, istilah ini juga digunakan untuk menggambarkan percepatan atau pemercepatan terjadinya suatu peristiwa.”

1 arti

Implikasi

“Konsekuensi logis atau akibat yang terkandung secara tidak langsung dari suatu “pernyataan”, keputusan, atau tindakan tertentu. Merujuk pada hal-hal yang secara logis atau praktis mengikuti dari suatu kondisi, meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit.”

1 arti

Dividen

“Pembagian laba perusahaan yang diberikan kepada “pemegang saham” berdasarkan jumlah saham yang dimiliki.”

1 arti
  • 1
  • 10
  • 11
  • 12