ibahasa - Living Dictionary

Kami menguji bagaimana AI memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dengan kamus hidup di sampingnya. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

cc$Entri Kamus: CC BY-NC-SA 4.0

Platform

  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Artikel
  • Insight
  • Kamus

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
GitHub🤗Hugging Face
ibahasa - Living Dictionary
Observatorium
  • Artikel
  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Kamus
  1. Topik
  2. Baku (Formal)
Koleksi Terverifikasi

Baku (Formal)

Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.

310 kata•Diperbarui berkala

Abrasi

“Proses pengikisan batuan atau tanah yang terjadi di wilayah pesisir akibat tenaga gelombang laut dan arus pasang surut yang bersifat “merusak”.”

1 arti

Osmosis

“Proses perpindahan molekul pelarut melalui “membran semipermeabel” dari larutan berkonsentrasi rendah menuju larutan berkonsentrasi tinggi, hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi di kedua sisi membran.”

1 arti

Interoperabilitas

“Kemampuan sistem, perangkat, atau organisasi yang berbeda untuk saling bertukar informasi dan berfungsi secara terpadu tanpa hambatan teknis maupun semantis; merujuk pada kapasitas interoperabilitas dalam ekosistem digital maupun institusional.”

1 arti

Oposisi

“Pihak yang berada di luar pemerintahan dan berperan sebagai pengawas atau penyeimbang kebijakan “kekuasaan” yang sedang berjalan.”

1 arti

Korelasi

“Hubungan statistik atau konseptual antara dua variabel atau lebih, yang menunjukkan sejauh mana perubahan pada satu variabel berhubungan dengan perubahan pada variabel lainnya. Dalam konteks ilmiah, “korelasi” tidak selalu mengimplikasikan hubungan sebab-akibat, melainkan hanya menggambarkan keterkaitan atau asosiasi antara variabel-variabel yang diamati.”

1 arti

Narasi

“Rangkaian cerita, penjelasan, atau pernyataan yang disusun secara berurutan untuk menyampaikan suatu pesan atau sudut pandang tertentu. Dalam konteks informal, “narasi” sering merujuk pada cara seseorang membingkai sebuah isu, peristiwa, atau argumen agar terdengar meyakinkan dan sesuai kepentingan pihak tertentu.”

1 arti

Konduktivitas

“Kemampuan suatu bahan atau zat untuk menghantarkan atau meneruskan panas, listrik, atau energi dengan efisien.”

1 arti

Syzygy

“Konfigurasi astronomis yang membentuk “garis lurus” sempurna antara tiga benda langit dalam sebuah sistem gravitasi.”

1 arti

Verba

“Kelas kata yang berfungsi untuk menyatakan suatu “tindakan”, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.”

1 arti

Analepsis

“Teknik naratif dalam sastra dan sinematografi yang merujuk pada kilas balik, yaitu penyisipan peristiwa masa lampau ke dalam alur cerita yang sedang berjalan, guna memberikan konteks atau penjelasan terhadap situasi yang terjadi pada masa kini.”

1 arti

Autobiografi

“Sebuah “karya tulis” naratif yang berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh tokoh itu sendiri.”

1 arti

Ekuinoks

“Fenomena astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa, mengakibatkan panjang waktu siang dan malam menjadi hampir identik di seluruh permukaan bumi. Peristiwa ini menandai dimulainya pergantian musim astronomis di belahan bumi utara dan selatan.”

1 arti

Fonem

“Satuan bunyi terkecil dalam sistem bahasa yang berfungsi untuk membedakan makna kata. Sebagai unit abstrak, fonem diwujudkan melalui pengucapan alofon yang variasinya tetap mempertahankan identitas semantik yang sama dalam suatu lingkungan fonologis tertentu.”

1 arti

Eurihalin

“Bersifat mampu bertahan dan beradaptasi pada rentang “salinitas” yang luas dalam lingkungan perairan. Organisme yang bersifat eurihalin memiliki kemampuan osmoregulasi yang tinggi sehingga dapat hidup di perairan tawar, payau, maupun laut.”

1 arti

Pandemi

“Pandemi adalah wabah penyakit menular yang menyebar secara cepat dan luas, melampaui batas-batas geografis dan negara, lalu umumnya menyerang populasi dalam skala “global” atau setidaknya benua.”

1 arti

Ventralis

“Istilah anatomi yang merujuk pada bagian “depan” atau sisi perut dari suatu organisme. Kata ini digunakan untuk mendeskripsikan posisi struktur tubuh yang terletak ke arah permukaan anterior pada manusia atau bagian bawah pada hewan berkaki empat.”

1 arti

Empiris

“Bersifat berdasarkan *pengalaman nyata atau observasi* langsung yang dapat dibuktikan secara lahiriah. Istilah ini merujuk pada pengetahuan yang diperoleh melalui *data lapangan dan eksperimen* fisik guna menjamin akurasi faktual di luar kerangka teori spekulatif.”

1 arti

Inkubasi

“Masa atau periode perkembangan suatu patogen di dalam tubuh inang, sebelum timbulnya gejala penyakit. Istilah ini juga merujuk pada proses “pengembangan” ide atau proyek secara bertahap.”

1 arti

Fertigasi

“Teknik budi daya tanaman modern yang menggabungkan proses “pemupukan” dan “irigasi” secara sekaligus. Metode ini mendistribusikan larutan nutrisi atau unsur hara ke akar tanaman melalui sistem tetes atau penyiraman teratur untuk meningkatkan efisiensi pemeliharaan dan optimalisasi pertumbuhan.”

1 arti

Autokrasi

“Sistem pemerintahan di mana “kekuasaan mutlak” terpusat pada satu individu tanpa mekanisme pembatasan atau pengawasan dari pihak lain. (Sinonim: diktator, tiran, otokrat)”

1 arti

Astronomi

“Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang “benda langit” dan fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer Bumi.”

1 arti

Konstitusi

“Konstitusi adalah dokumen hukum tertinggi atau kumpulan aturan dasar yang mengatur tata kelola, struktur kekuasaan, dan hak mendasar warga negara dalam sebuah negara. Istilah ini berfungsi sebagai “fondasi yuridis” yang menentukan batasan otoritas pemerintah serta menjadi acuan utama dalam perumusan seluruh perundang-undangan di bawahnya.”

1 arti

Atributif

“Berfungsi sebagai penjelas nomina, memberikan keterangan atau “sifat” pada suatu benda atau konsep.”

1 arti

Preposisi

“Kata yang terletak di depan nomina atau pronomina yang berfungsi untuk menghubungkan kata-kata tersebut dengan bagian kalimat lainnya dalam sebuah struktur “sintaksis”.”

1 arti
  • 1
  • 11
  • 12
  • 13