Adjektiva
Kata sifat; kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.
Bersifat berdasarkan *pengalaman nyata atau observasi* langsung yang dapat dibuktikan secara lahiriah. Istilah ini merujuk pada pengetahuan yang diperoleh melalui *data lapangan dan eksperimen* fisik guna menjamin akurasi faktual di luar kerangka teori spekulatif.
bukti fisik
Wujud nyata dari sebuah objek atau kejadian yang dapat diobservasi secara indrawi.
data lapangan
Informasi yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian atau observasi praktis.
faktual
Memiliki makna serupa dalam konteks bukti konkret
kasatmata
Dapat dilihat oleh mata telanjang atau bersifat konkret.
nyata
Merujuk pada bukti yang dapat diobservasi
Istilah ini berakar dari kata Yunani empeirikos yang berarti “berpengalaman” dan berkembang melalui bahasa Latin empiricus. Secara historis, kata ini terkait erat dengan aliran *empirisme* dalam filsafat abad ke-17 yang dipopulerkan oleh John Locke, yang menekankan bahwa pikiran manusia bermula sebagai papan kosong atau tabula rasa. Dalam konteks formal, penggunaan kata empiris berfungsi untuk menegaskan validitas yang *objektif dan menolak argumen yang hanya bersifat spekulatif* atau apriori. Kata ini sering digunakan dalam diskursus akademik dan saintifik untuk memvalidasi bahwa sebuah klaim didukung oleh bukti sensorik atau data terukur yang dapat direplikasi oleh orang lain.
Kesimpulan penelitian ini bersifat empiris, berdasarkan data lapangan yang akurat.
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Bentuk ejaan lama dari kata tentu, bermakna pasti, tidak diragukan lagi, atau sudah jelas adanya; digunakan dalam konteks kepastian atau keyakinan penuh.
Pelajari Selengkapnya