Kenapa sering keliru?
Kesalahan penulisan ini terjadi karena kuatnya pengaruh bahasa Inggris sebagai bahasa bisnis global. Banyak masyarakat yang mengira bentuk aslinya lebih 'internasional' atau lebih formal, padahal penulisan baku dalam bahasa Indonesia telah menanggalkan huruf 't' di akhir kata.
Etimologi & Sejarah
Kata 'impor' diserap ke dalam bahasa Indonesia dari bahasa Inggris 'import'. Kata aslinya berakar dari bahasa Latin 'importare', yang berarti membawa masuk (in- + portare). Sesuai dengan kaidah penyerapan bahasa Indonesia, akhiran konsonan ganda atau akhiran asing sering kali disederhanakan untuk menyesuaikan fonotaktik lokal.
Konteks Budaya
Penggunaan 'import' sering ditemukan dalam konteks perdagangan, label logistik, dan diskusi ekonomi. Hal ini mencerminkan fenomena 'xenoglasi', di mana penutur merasa lebih prestisius saat menggunakan istilah asing meskipun sudah ada padanan kata serapan yang resmi.
Konteks Penggunaan
“Pemerintah sedang meninjau kembali kebijakan impor beras agar tidak merugikan petani lokal.”
The government is reviewing the rice import policy to ensure it does not harm local farmers.