Adverbia
Kata keterangan; kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat secara keseluruhan.
Adverbia yang digunakan untuk menunjukkan cara, keadaan, atau metode dalam melakukan suatu tindakan. Berfungsi sebagai kata penghubung yang berarti “dengan” atau “secara” dalam tingkatan bahasa Jawa halus untuk memperjelas bagaimana suatu proses berlangsung atau sifat dari suatu aktivitas.
bareng
Bersama atau bersamaan dalam melakukan suatu kegiatan.
dengan
Kata depan untuk menyatakan kesertaan atau alat.
kelawan
Bentuk arkais atau sastra Jawa yang bermakna dengan.
sareng
Bentuk dialek Sunda yang bermakna dengan atau bersama.
secara
Kata depan untuk menyatakan cara atau metode.
Kata ini berasal dari bahasa Jawa Kuno kanthi yang secara harfiah berarti “teman” atau “pendamping”. Secara etimologis, ia berkerabat dengan kata kanti dalam bahasa Sanskerta yang merujuk pada keindahan atau keinginan. Dalam perkembangan linguistik Jawa, maknanya bergeser dari pendamping fisik menjadi penanda cara atau instrumen, menggambarkan bahwa suatu tindakan dilakukan “didampingi oleh” kualitas tertentu. Dalam konteks sosial, penggunaan kanthi sangat krusial dalam tingkatan Krama (bahasa halus) untuk menunjukkan kesopanan dan kerendahan hati. Berbeda dengan kata nganggo yang lebih teknis, kanthi memberikan nuansa filosofis bahwa sebuah proses dilakukan dengan penuh kesadaran atau keanggunan. Kata ini sering ditemukan dalam instruksi formal, pidato adat, atau teks sastra untuk menekankan bagaimana suatu kewajiban harus dilaksanakan secara ideal.
Sampun dipuncekapi kanthi sae lan titi sanget. (Sudah diselesaikan dengan baik dan sangat teliti.)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.