Adjektiva
Kata sifat; kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.
Melampaui batasan pemahaman biasa atau dunia material, merujuk pada prinsip-prinsip yang bersifat abstrak, rohani, dan mendasar. Dalam konteks intelektual, istilah ini mencakup hal-hal yang menjadi syarat kemungkinan pengalaman manusia atau kategori yang berada di luar jangkauan indrawi fisik.
adi kodrati
Sesuatu yang melebihi atau di atas kodrat alamiah, sering digunakan dalam konteks keagamaan atau spiritual.
luar biasa
Sesuatu yang melebihi batas normal atau umum, sangat istimewa.
melampaui
Melebihi atau melewati batas-batas tertentu, baik secara fisik maupun konseptual.
metafisik
Cabang filsafat yang membahas hakikat realitas, keberadaan, pengetahuan, dan nilai-nilai yang melampaui fisika atau pengalaman empiris.
supranatural
Sesuatu yang berada di luar batas-batas alam atau pengalaman indrawi biasa, sering dikaitkan dengan kekuatan gaib atau ilahi.
Adiduniawi
Padanan kata yang lebih bersifat puitis atau teologis untuk merujuk pada hal di luar dunia material.
Metafisis
Sering digunakan secara bergantian dalam konteks filsafat mengenai realitas di balik fisik.
Abstrak
Memiliki kesamaan dalam hal sifat yang tidak berwujud fisik, namun transendental lebih menekankan pada aspek filosofis.
Kata ini berakar dari bahasa Latin βtranscendereβ (naik atau melampaui), kemudian berkembang melalui bentuk Latin pertengahan seperti βtranscendentalisβ dan masuk ke bahasa-bahasa Eropa modern (Perancis, Jerman, Belanda) sebelum diadopsi ke terminologi ilmiah dan akademik di Indonesia. Dalam sejarah gagasan, makna teknisnya sangat dipengaruhi oleh Immanuel Kant, yang menggunakan istilah βtranszendentalβ untuk menunjuk syarat-syarat kemungkinan pengetahuan dan pengalaman dalam karya Kritik der reinen Vernunft; penggunaan Kantian ini menetapkan fonem makna filosofis yang membedakan βtransendentalβ dari sekadar βtransendenβ religius. Di bidang matematika dan ilmu pasti, istilah berkembang untuk merujuk pada konsep baru: βbilangan transendentalβ β konsep yang mendapat perhatian pada abad ke-19 (misalnya konstruksi oleh Liouville dan pembuktian sifat transendental untuk bilangan tertentu oleh Hermite dan Lindemann). Dalam konteks budaya Indonesia, kata ini masuk lewat kosakata akademik dan keagamaan, lalu meluas ke pemakaian sehari-hari sebagai hiperbola untuk menyatakan kekaguman atau pengalaman luar biasa (contoh pemakaian nonformal: βtransendental bangetβ).
Acara tadi atmosfernya transendental banget, bener-bener beda.
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Frasa tanya dalam bahasa Jawa ragam krama inggil yang bermakna βbagaimanaβ atau βseperti apaβ, digunakan untuk menanyakan cara, kondisi, atau keadaan sesuatu hal dengan penuh kesopanan dan penghormatan.
Pelajari Selengkapnya