Kembali ke Ejaan
Salahmenterjemahkan
Bakumenerjemahkan

Misteri Huruf T: Mengulas Fenomena 'Menterjemahkan' vs 'Menerjemahkan'

LinguistikEdukasiLiterasi

Kenapa sering keliru?

Kesalahan ini terjadi akibat kebingungan dalam penerapan kaidah peluluhan fonem. Secara aturan linguistik, kata dasar yang diawali dengan huruf p, t, k, dan s (PTKS) harus luluh jika diikuti vokal saat diberi imbuhan 'MeN-'. Namun, banyak penutur merasa bahwa mempertahankan huruf 't' memberikan penekanan yang lebih kuat pada kata dasarnya.

Etimologi & Sejarah

Akar kata ini berasal dari kata benda 'terjemah' yang diserap dari bahasa Arab 'tarjamah' (ترجمة), yang berarti pengalihan makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Dalam tata bahasa Indonesia, kata ini mendapatkan awalan 'MeN-'.

Konteks Budaya

Dalam konteks sosial, bentuk 'menterjemahkan' sering dianggap lebih formal atau intelektual oleh sebagian masyarakat meskipun secara teknis keliru. Fenomena ini menunjukkan adanya resistensi linguistik terhadap aturan peluluhan yang dianggap dapat mengaburkan identitas kata dasar dalam komunikasi sehari-hari.

Konteks Penggunaan

Seorang ahli bahasa bertugas untuk menerjemahkan dokumen hukum tersebut ke dalam bahasa Indonesia yang baku.

A linguist is responsible for translating the legal document into standard Indonesian.