Kata Berawalan "U"
906 kata ditemukan
Pernyataan protes yang dilakukan secara massal, sering dalam bentuk demonstrasi atau aksi kolektif.
Peribahasa yang menggambarkan seseorang yang berjanji akan memberikan sesuatu, namun hanya berupa kata-kata tanpa realisasi atau pemenuhan.
Mengulurkan sesuatu lalu menariknya dengan kuat, sering kali dalam konteks fisik atau mekanis.
Melakukan kunjungan, terutama dalam konteks arkais atau tidak lazim; juga berarti memberikan atau mengunjukkan.
Berbaring atau duduk dengan posisi kaki terentang lurus, biasanya untuk istirahat atau relaksasi.
Tumpuan atau sandaran kaki pada permukaan seperti meja atau tempat tidur untuk kenyamanan.
Sejenis kain berbentuk segi empat yang keempat ujungnya disimpulkan atau diikat menjadi satu, sering digunakan sebagai penutup kepala atau hiasan.
Komponen dasar yang tidak dapat dibagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil dalam suatu sistem atau zat.
Dalam linguistik, unsur bentuk yang dapat dipisahkan dan mempunyai fungsi tertentu dalam struktur bahasa.
Istilah linguistik untuk unsur bahasa yang secara langsung berkaitan dengan perbuatan, benda, atau hal yang digambarkannya, seperti onomatope.
Bagian dari suatu kebudayaan yang dapat digunakan sebagai satuan analisis tertentu dalam studi budaya.
Istilah linguistik yang merujuk pada satuan kosakata bahasa, seperti kata atau frasa, yang terdaftar dalam kamus sebagai entri leksikal.
Variabel atau gejala yang menyatakan keadaan cuaca di suatu tempat dan waktu, seperti suhu, tekanan udara, angin, kelembapan, dan curah hujan.
Istilah linguistik untuk unsur bahasa yang memberikan makna menghina, merendahkan, atau bernada negatif terhadap subjek yang dirujuk.
Elemen bahasa seperti bunyi, fonem, atau struktur gramatikal yang diambil dari bahasa lain dan digabungkan dengan kata atau frasa yang dimodifikasi.
Bersifat klasik atau berkaitan dengan unsur, terutama dalam konteks asal mula atau komponen dasar sesuatu.
Hewan berkuku belah dengan leher panjang dan punggung berpunuk (satu atau dua), sering digunakan sebagai binatang tunggangan atau pengangkut barang di daerah gurun.
Benang atau tali yang digunakan untuk menyocokkan perhiasan seperti merjan atau mutiara, serta menjadi penggolong bilangan untuk barang yang disusun secara berurutan.
Rangkaian atau rentetan, seperti untaian melati, atau deret unsur gramatikal dalam linguistik.
Rangkaian formatif yang dihasilkan oleh kaidah struktur frasa dan dioperasikan oleh kaidah transformasi dalam tata bahasa.
Bentuk kecil berupa butiran atau gelintir, sering berupa obat dalam bentuk pil atau butiran biji, yang ditelan utuh tanpa dikunyah.
Terayun-ayun atau tergoyang-goyang, terutama menggambarkan benda yang tergantung dan bergerak bebas.
Kelapa parut yang dicampur gula putih atau merah, dimasak dengan daun pandan atau vanili, dijadikan isi penganan seperti meises.
Kata benda yang merujuk pada butiran kecil yang bergantung dan terayun-ayun; secara arkais, berarti mengerjakan sesuatu sedikit demi sedikit.
Kata bilangan yang berfungsi sebagai penggolong untuk tali, malai padi, atau barang-barang yang terikat, seperti 'se unting benang emas'.
Bagian hiasan berumbai-rumbai yang terpasang pada layang-layang untuk menambah keindahan dan keseimbangan saat diterbangkan.
Kata kerja yang berarti memilin, memulas, atau memuntir sesuatu dengan gerakan memutar.
Kata depan yang menyatakan tujuan, bagian, atau alasan, seperti 'untukmu' (for you) atau 'untuk kesalahan itu' (for that mistake).
Nasib atau takdir yang telah ditentukan oleh Tuhan bagi perjalanan hidup seseorang, sering dikaitkan dengan keberuntungan atau rezeki.
Peribahasa yang menggambarkan keadaan seseorang yang memiliki kekayaan atau rezeki berlimpah, namun hidupnya tidak bahagia atau selalu kehabisan sumber daya tersebut.