Kata Berawalan "T"
5,175 kata ditemukan
Menggambarkan hubungan cinta yang sangat erat dan mendalam, seolah-olah jiwa atau perasaan saling terikat secara emosional dan tak terpisahkan.
Terjadi perpisahan atau pembagian menjadi bagian-bagian yang terpisah, baik secara fisik maupun secara sosial, seperti kelompok yang terbelah menjadi dua bagian.
Terjadi perpisahan yang ekstrem, hingga menjadi terpisah-pisah atau tercerai-berai, menunjukkan kehancuran atau kekacauan dalam struktur atau hubungan.
Peribahasa yang menggambarkan rasa malu yang sangat dalam, seolah-olah keringat malu mengalir deras di wajah.
Peribahasa yang menggambarkan seseorang yang terjebak dalam situasi sulit atau berurusan dengan masalah yang menyusahkan, tanpa bisa lepas atau menghindar.
Terpegun berarti terdiam dan tegak kaku karena terkejut, tercengang, atau terpukau, sering disertai ekspresi wajah yang tak berubah.
Terpejam berarti mata tertutup rapat, biasanya secara tidak sadar atau karena kelelahan, ketakutan, atau konsentrasi.
Tiba-tiba menjadi tuli karena trauma fisik, seperti benturan keras pada kepala atau telinga, menggambarkan kehilangan pendengaran secara mendadak.
Mengeluarkan jeritan tajam dan mendadak, biasanya sebagai respons terhadap rasa takut, terkejut, atau rasa sakit yang intens.
Berteriak-teriak keras dan tiba-tiba karena rasa takut, kesakitan, atau keterkejutan, sering kali dalam bentuk reduplikasi yang menekankan intensitas emosional.
Sudah mendapatkan pendidikan formal dan memiliki pengetahuan atau wawasan yang memadai, sehingga diharapkan bertindak secara bijaksana dan sopan.
Terjatuh atau terpental jauh karena kehilangan pegangan atau keseimbangan, sering kali akibat permukaan licin atau dorongan tiba-tiba.
Jatuh atau tergelincir karena permukaan licin atau tidak stabil, sering kali mengakibatkan kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba.
Dijaga atau dirawat dengan baik, baik secara fisik maupun secara kualitas; juga dapat merujuk pada kemudahan dalam perawatan atau pemeliharaan.
Mengalami atau mengalami proses putaran atau kelengkungan yang kuat, baik secara fisik maupun metaforis; dapat mengalami atau mengalami kelengkungan akibat gaya tarik atau tekanan.
Mengalami atau terjatuh dalam pelukan, baik secara fisik maupun secara tidak disengaja; juga menggambarkan situasi di mana seseorang terjalin dalam pelukan tanpa niat.
Peribahasa yang menggambarkan nasib sial atau malang yang tak terhindarkan, seperti seseorang yang terjebak dalam keadaan tanpa jalan keluar.
Menyebar secara acak atau tidak teratur ke berbagai arah, sering menggambarkan benda atau orang yang tersebar jauh dari satu titik pusat.
Menyebar secara acak dan berulang ke berbagai arah, menekankan pola tersebar yang tidak teratur dan berulang, sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang kacau atau tidak terkendali.
Jauh dari tempat pemukiman atau aktivitas lain; terisolasi secara geografis atau sosial, seringkali menggambarkan lokasi yang tersembunyi atau terpencil di pedesaan.
Tertanam dalam tanah atau benda lain secara fisik, atau tersimpan dalam hati secara emosional, sering mengandung nuansa tersembunyi atau terpendam dalam waktu lama.
Berada dalam keadaan yang telah menerima pengaruh dari suatu stimulus, tindakan, atau kondisi, baik secara emosional, mental, maupun perilaku.
Terputus atau terpotong secara tiba-tiba, khususnya pada bagian tubuh seperti kepala, sering terjadi dalam konteks pemotongan atau pembantaian.
Berada dalam keadaan terkurung di dalam penjara karena pelanggaran hukum atau keputusan pengadilan.
Terbuka lebar secara fisik, biasanya menggambarkan kondisi pintu, jendela, atau celah yang tidak tertutup.
Minyak cair yang berasal dari resin tumbuhan pinus, digunakan sebagai pelarut dalam pembuatan cat dan produk berbasis minyak lainnya.
Paling utama dalam hal kepentingan, nilai, atau urgensi; menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam suatu konteks.
Sudah tercapai atau telah dipenuhi secara sempurna, baik secara harapan, kebutuhan, atau permintaan.
Terguling atau miring ke arah kiri atau kanan secara tiba-tiba, biasanya karena kehilangan keseimbangan atau dorongan eksternal.
Terjepit secara fisik atau terdesak secara emosional, baik secara ruang (ke pinggir atau sudut) maupun situasional (dalam keadaan sulit atau kacau).