Kata Berawalan "T"
5,175 kata ditemukan
Terkena secara fisik atau terjamah oleh sesuatu, atau secara metaforis terganggu atau terluka oleh pembicaraan yang menyentuh perasaan.
Terbuka sedikit atau terbuka sebagian, khususnya pada benda seperti selimut atau kain yang biasanya tertutup rapat.
Peribahasa yang menggambarkan sikap sangat merendahkan diri, takut dan malu, seperti orang kecil yang berada di bawah otoritas besar dan tak berani mendekati.
Terbuka lebar atau terbuka sebagian, baik secara fisik (seperti kain atau pintu) maupun secara metaforis (rahasia terbongkar).
Telah diusir atau dikeluarkan dari posisi, tempat, atau kelompok; juga dapat berarti terhindar atau luput dari suatu kejadian atau ancaman.
Sudah disingsingkan, tergulung ke atas, khususnya pada lengan baju atau celana; juga digunakan secara kiasan untuk menggambarkan awan yang tergulung atau terpisah dari langit.
Terjadi secara tidak disengaja atau terjatuh ke dalam celah atau tempat sempit; terperosok atau terjatuh secara tiba-tiba ke dalam ruang sempit.
Merasa sangat malu atau canggung, sehingga wajah memerah; ekspresi rasa malu yang halus dan tersembunyi, sering muncul dalam bentuk senyum tipis.
Secara berulang atau terus-menerus merasa malu, dengan ekspresi wajah yang memerah dan senyum tipis yang terus muncul; bentuk reduplikatif dari 'tersipu' yang menekankan intensitas emosi.
Tersirah menggambarkan keadaan mayat yang telah dikubur atau telah mati, sering digunakan dalam konteks ritual atau penguburan tradisional.
Tersirap menggambarkan sesuatu yang terbuka sedikit atau terbuka secara perlahan, atau juga menggambarkan kemarahan yang tiba-tiba muncul dari dalam diri.
Tersirat menggambarkan sesuatu yang terkandung secara halus atau tersembunyi di dalam suatu konteks, seperti tali jala yang tersimpul rapat atau perasaan yang tidak diungkapkan secara langsung.
Tersirep merujuk pada kondisi seseorang yang terkena sirep (sejenis obat tidur atau bahan menenangkan) sehingga mengalami kehilangan kesadaran atau tertidur lelap.
Tersisa menggambarkan sesuatu yang masih tinggal atau tidak habis setelah proses pengambilan, pemakaian, atau penggusuran, seperti sisa tanah setelah pembongkaran.
Terpisah dari kelompok utama secara sosial atau struktural; mengalami pengasingan atau pengecualian dari lingkungan atau sistem.
Sudah berada dalam keadaan terpisah atau dikesampingkan dari kelompok atau sistem, menunjukkan hasil akhir dari proses pengasingan.
Terintegrasi atau terkandung secara tidak langsung dalam suatu keseluruhan; terdapat di antara elemen-elemen lain, sering kali secara halus atau tersembunyi.
Terkena atau terbentur oleh sesuatu yang tajam atau keras secara tiba-tiba, sering kali mengakibatkan rasa sakit atau cedera.
Sangat terkenal atau terkenal luas di kalangan masyarakat, sering kali karena prestasi atau reputasi yang baik.
Melakukan gerakan menunduk atau membungkuk secara berulang-ulang, sering kali menunjukkan rasa hormat atau keletihan.
Terbentur atau terlanggar secara tiba-tiba; juga digunakan secara kiasan untuk menyatakan pertemuan tak terduga atau tiba-tiba dengan seseorang atau sesuatu.
Terjatuh atau terdorong ke depan secara tiba-tiba; juga menggambarkan keadaan yang sudah terlanjur terjadi tanpa bisa ditarik kembali.
Berada dalam keadaan yang telah disusun secara teratur dan sistematis, dengan komponen-komponen yang tersusun rapi dan terkoordinasi.
Ditemukan atau terjumpa secara tiba-tiba; juga berarti diperoleh atau terdapat dalam suatu tempat atau kondisi tertentu.
Sudah terpasang atau dinyalakan, khususnya alat atau perangkat seperti andang dan murang yang digunakan dalam konteks tradisional atau ritual.
Dalam linguistik, tergantikannya suatu unsur bahasa oleh unsur lain dalam struktur yang lebih besar untuk menciptakan perbedaan makna atau fungsi.
Sudah mengalami proses penyudukan; dapat menjadi objek penyudukan karena posisi atau keadaan yang rentan.
Berada dalam posisi terjepit di sudut ruang fisik; secara kiasan menggambarkan seseorang yang tidak mampu menjawab atau melawan serangan secara efektif.
Sudah terhidang atau tersedia secara fisik atau secara kiasan, seperti makanan yang disajikan di atas meja atau situasi yang secara jelas terbuka di hadapan seseorang.
Berada dalam posisi duduk membungkuk dengan kepala menyentuh tanah atau permukaan, menyerupai gerakan sujud dalam ibadah.