Kata Berawalan "T"
5,174 kata ditemukan
Tidak memihak kepada pihak mana pun; berada dalam posisi netral atau tidak terlibat dalam konflik atau keputusan.
Peribahasa yang menyatakan bahwa kekayaan, kemuliaan, atau keberhasilan sementara tidak akan bertahan lama, seperti bunga karang yang layu cepat.
Peribahasa yang menggambarkan keinginan kuat untuk mendapatkan sesuatu, tetapi terhalang oleh rasa malu atau ragu untuk berusaha secara aktif.
Tidak teratur, kacau, atau tidak terkendali secara mental atau fisik; menggambarkan keadaan yang kacau dan tidak dapat diprediksi.
Kiasan yang menggambarkan kenangan yang sangat mendalam dan tak terlupakan, selalu hadir dalam ingatan meskipun waktu berlalu.
Kiasan yang menggambarkan sesuatu yang selalu dibicarakan atau disebut-sebut tanpa henti, bahkan dalam berbagai situasi.
Peribahasa yang menyatakan sesuatu yang tidak masuk akal atau tidak benar, sering digunakan untuk menolak kebenaran suatu klaim atau cerita yang terlalu mustahil.
Peribahasa yang menggambarkan ucapan yang berbelit-belit, tidak langsung ke inti, serta tidak pantas atau tidak baik secara moral.
Peribahasa yang menyatakan seseorang yang sangat kaya tidak akan jatuh miskin meskipun mengalami kerugian dalam usaha, karena memiliki cadangan keuangan yang kuat.
Kiasan yang menggambarkan seseorang yang telah kehilangan kesadaran, tidak lagi mampu membedakan realitas atau tempat.
Kiasan: tidak menimbulkan perasaan senang atau sedih; tidak membangkitkan emosi atau respons yang kuat dari pihak lain.
Menekankan keberadaan atau ketiadaan sesuatu, sering digunakan untuk menegaskan bahwa meskipun tidak ada, tindakan atau keadaan tetap terjadi.
Tidak merasa malu atau ragu untuk melakukan sesuatu, baik secara emosional maupun perilaku; menunjukkan keberanian atau kesiapan tanpa rasa sungkan.
Tidak menunjukkan rasa malu atau kekhawatiran berlebihan; bertindak dengan keberanian penuh tanpa ragu atau penyesalan.
Tidak sesuai dengan harapan atau standar yang dianggap wajar; tidak sepadan dengan yang diantisipasi atau diharapkan secara logis.
Peribahasa. Tidak menyadari atau merasa bersalah atas tindakan yang dianggap tidak pantas, sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak tahu diri atau tidak peduli terhadap konsekuensi sosial.
Kiasan. Tidak mampu membaca atau menulis, terutama dalam konteks literasi dasar, sering digunakan untuk menggambarkan ketidakmampuan intelektual dasar.
Kiasan. Tidak memiliki rasa malu atau perasaan bersalah terhadap tindakan yang dianggap tidak sopan atau tidak pantas, sering kali menunjukkan sikap berani atau tidak peduli terhadap norma sosial.
Kiasan. Tidak muncul sama sekali; tidak hadir dalam suatu kegiatan atau tempat, sering digunakan untuk menggambarkan ketidakhadiran yang sangat jelas atau mencolok.
Peribahasa. Menggambarkan suatu persoalan atau perselisihan yang sangat sulit diselesaikan, seolah-olah seperti dedak basah yang tidak bisa dipegang atau dijelaskan secara jelas.
Sangat pasti atau tidak dapat dihindari; menunjukkan kepastian mutlak terhadap suatu keadaan atau konsekuensi, tanpa pengecualian.
Sesuatu yang tidak masuk akal, aneh, atau tidak wajar; digunakan untuk menggambarkan pikiran, ucapan, atau tindakan yang tidak logis atau gila-gilaan.
Kota pelabuhan dan pusat sejarah di provinsi Maluku Utara, terletak di Kepulauan Maluku, dikenal karena sejarah kerajaan dan keberadaan budaya Tidore yang kaya.
Berhenti sementara dari aktivitas fisik dan mental dengan memejamkan mata, biasanya terjadi pada malam hari sebagai bagian dari siklus biologis untuk pemulihan energi dan fungsi kognitif.
Peribahasa yang menggambarkan kesedihan mendalam yang begitu dalam hingga terasa seperti tidur di atas bantal air mata, biasanya karena rindu yang tak terobati terhadap seseorang yang dicintai.
Peribahasa yang menggambarkan kondisi tidur di tempat yang tidak layak atau tidak tetap, mencerminkan ketiadaan tempat tinggal yang stabil.
Kiasan yang menyiratkan kehidupan beristri dengan orang kaya, menunjukkan kemewahan dan kenyamanan dalam hubungan pernikahan.
Peribahasa yang menggambarkan kondisi sangat gelisah karena penuh beban pikiran, kesedihan, atau kecemasan, sehingga tidak dapat tidur nyenyak.
Verba reduplikatif yang menggambarkan aktivitas tidur secara singkat atau sesekali, biasanya untuk melepas kelelahan atau bersantai.
Peribahasa yang menggambarkan tidur yang ringan dan tidak nyenyak, seperti ayam yang tidur sambil waspada.