Kata Berawalan "T"
5,173 kata ditemukan
terayun-ayun secara perlahan dan berulang-ulang (seperti dalam buaian)
1) sudah dibuang dan tidak digunakan lagi; 2) sia-sia, tidak berguna, atau tidak dihiraukan
tersia-sia; tidak dimanfaatkan atau tidak terpelihara dengan baik
Dibuat dari atau berasal dari bahan tertentu.
Terletak membujur atau terbaring dengan posisi lurus.
Keadaan tidak tertutup, tersingkap, atau tidak terbatas pada kelompok tertentu.
Telah dapat dibuktikan atau ternyata dengan bukti-bukti yang ada.
Terkumpul atau membentuk gumpalan (seperti buku pada tanaman).
Ikan air tawar berukuran kecil dari jenis Osteochilus hasselti yang secara fisik menyerupai ikan gurami.
Kondisi ayam aduan yang telah dipasangi taji pada kakinya untuk keperluan pertarungan.
Kondisi terguncang atau terombang-ambing akibat pengaruh luar, atau terpisah secara kasar dari bagian utamanya.
Posisi tubuh yang membungkuk secara berulang atau terus-menerus, biasanya karena menahan rasa sakit atau menunjukkan rasa hormat.
Sesuatu yang berada dalam keadaan tidak terlihat atau tertutup dari pandangan umum.
Keadaan mata yang terbuka lebar atau melotot karena terkejut, marah, atau sedang sekarat.
Keadaan sesuatu yang terlepas, tercerai-berai, atau keluar dari wadahnya karena pecah atau robek.
Dapat dikejar atau terjangkau oleh seseorang yang sedang melakukan pengejaran.
Melakukan sesuatu dengan sangat cepat atau tergesa-gesa karena kurangnya waktu atau perasaan cemas.
Keadaan bagian tubuh atau benda yang menjadi gembung, menonjol, atau membuncit ke depan.
Paku, pasak, atau baut berukuran besar yang terbuat dari besi atau kayu, digunakan untuk menyambungkan bagian-bagian konstruksi kapal.
Kondisi benda yang telah mengalami kerusakan fisik berupa sobekan atau koyakan pada permukaannya.
Kondisi sesuatu yang telah ditarik keluar dari tempatnya atau terhunus dari sarungnya, seperti pada senjata tajam atau benda yang tertanam.
Kondisi benda yang tertanam atau terpancang dalam posisi berdiri tegak lurus di atas permukaan tanah atau media lainnya.
Peribahasa yang menggambarkan seseorang yang berdiri diam terpaku karena merasa bingung, heran, atau tercengang-cengang.
Mengalami kondisi yang tidak sempurna, memiliki cela, atau ternoda baik secara fisik maupun dalam hal perbuatan atau reputasi.
Berada dalam posisi tertopang atau berdiri tegak diam seperti tiang, sering kali karena perasaan terkejut atau tertegun.
Sudah masuk ke dalam lingkup atau batasan tertentu, baik secara fisik maupun dalam konteks gagasan atau cakupan pembahasan.
Mengalami kerusakan pada reputasi, kehormatan, atau kondisi moral sehingga menjadi tidak baik atau ternoda.
Terlempar jauh, terbuang, atau terpelanting dari posisi semula akibat suatu gaya atau tindakan tertentu.
Kondisi bagian puncak atau ujung suatu benda yang telah terpotong, terpenggal, atau hilang.
Sudah menyatu atau teraduk menjadi satu kesatuan dengan benda atau zat lain sehingga sulit dipisahkan.