Kata Berawalan "T"
441 kata ditemukan
Kabupaten di Jawa Timur
Mengusir seseorang dari rumah atau tempat tinggalnya secara paksa, biasanya karena konflik atau pengucilan.
Seseorang yang telah diusir dari rumah atau tempat tinggalnya dan menjadi buangan.
Tiruan bunyi yang dihasilkan dari pemukulan genta kayu atau alat sejenisnya.
Kutu kecil berwarna merah yang sering ditemukan pada kulit ayam dan hewan lain, berasal dari bahasa Minangkabau dan termasuk kata arkais.
Sisa batang kayu dan akar yang masih tertinggal di dalam tanah setelah ditebang, atau sepotong kayu atau bambu yang digunakan sebagai tiang penyangga.
Angsuran, terutama pajak, yang belum dibayar hingga jatuh tempo, atau sisa pekerjaan yang belum diselesaikan.
Pajak yang masih belum dilunasi pada atau setelah tanggal pengenaan denda, merupakan angsuran yang tertunggak.
Perkara atau kasus hukum yang belum disidangkan atau belum diputus oleh pengadilan.
Satu-satunya, tidak jamak atau majemuk; merujuk pada konsep ke tunggalan atau keunikan.
Hanya seorang diri, tidak memiliki saudara kandung atau keluarga dekat lainnya.
Kepala suku yang dituakan dari suatu keluarga dalam adat Minangkabau, bertindak sebagai pemimpin dan penasihat.
Mamak yang berkuasa penuh dalam rumah adat Minangkabau, bertindak sebagai kepala keluarga dan penentu keputusan.
Terjungkir atau terbalik, dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas, seperti posisi botol yang mulutnya menghadap ke bawah.
Waktu petang ketika matahari berada di atas punggung gunung, menandakan hari mulai gelap; juga merujuk pada usia lanjut atau tua.
Tegak dan lurusnya tulang dada pada kuda, yang menjadi tanda kekuatan dan kesehatan hewan tersebut.
Tetap dan teguh dalam hati ketika mengerjakan atau menuntut sesuatu, menunjukkan ketekunan dan keyakinan.
Peribahasa yang menggambarkan tidak gentar menjalankan kewajiban, terutama yang berkaitan dengan bangsa dan negara, serta tidak takut apa pun.
Peribahasa yang menggambarkan ketetapan hati untuk berani melakukan suatu pekerjaan tanpa menghiraukan bahaya atau risiko kematian.
Keadaan berlari atau bergerak dengan sangat cepat dan tidak menentu arahnya, sering kali dalam keadaan panik atau ketakutan sehingga mudah terjatuh.
Berjalan dengan tidak stabil atau sempoyongan, seringkali karena mabuk, lelah, atau cedera.
Perbedaan antara beban atau muatan depan dan belakang pada kendaraan, seperti pada becak atau gerobak.
Keadaan jalan atau permukaan yang berjendul-jendul, berlekak-lekuk, tidak rata, atau gerakan turun naik seperti pada orang berjalan.
Benda atau hewan yang digunakan untuk ditunggangi, seperti kuda atau sepeda motor, yang berfungsi sebagai alat transportasi.
Sikap atau kondisi tubuh yang bongkok ke depan, tidak lurus, terutama pada punggung, seperti pada orang tua yang sudah lanjut usia.
Membungkuk dengan kepala ke bawah dan pantat terangkat ke atas, seperti pada perahu atau kapal yang terjungkir.
Tinggal sementara untuk berjaga atau berkawal, seperti menunggu hingga suatu peristiwa terjadi.
Bagian pangkal pohon yang masih tertanam di tanah setelah ditebang, atau sisa batang yang tersisa setelah dituai atau disabit.
Awan yang bertumpuk-tumpuk di kaki langit, sering dikaitkan dengan tanda angin atau cuaca.
Kumpulan atau sisa tunggul yang terlihat seperti pelangi, sering digunakan secara metaforis.