Kata Berawalan "T"
5,175 kata ditemukan
Jatuh secara tiba-tiba, tidak disengaja, atau tanpa niat, sering kali karena kehilangan keseimbangan atau kekuatan.
Tertangkap dalam jebakan atau situasi yang sulit, baik secara fisik maupun secara metaforis, seperti terjebak dalam masalah atau kondisi yang tidak menyenangkan.
Tergelincir atau terperosok secara tiba-tiba ke dalam lumpur atau tanah lunak yang tidak stabil, sering kali mengakibatkan kesulitan atau bahaya.
Tergelincir atau terperosok secara fisik ke dalam sesuatu yang dalam dan berbahaya; secara kiasan, mengalami nasib buruk seperti masuk penjara atau tertipu secara berat.
Mata terlihat menonjol atau tersembul keluar dari tempatnya, biasanya karena kaget, takut, atau keterkejutan ekstrem.
Terjela menggambarkan sesuatu yang tergantung, berayun-ayun, atau meliuk-liuk secara bebas, sering digunakan untuk menggambarkan jerat atau benda yang tergantung di ujung tali.
Terjelak berarti merasa kenyang hingga tidak lagi ingin makan, sering digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang terlalu kenyang secara fisik.
Terjelapak berarti jatuh terkapar atau terbaring telentang, sering menggambarkan kondisi tubuh yang terlempar atau terhempas secara tiba-tiba dan tidak terkendali.
Terjelaskan berarti sesuatu yang sebelumnya kabur atau samar kini menjadi jelas, mudah dipahami, atau dapat diuraikan secara rinci.
Terjelengar berarti terdiam dalam keheranan, terpaku karena kaget atau terkejut, sering muncul sebagai reaksi spontan terhadap sesuatu yang tak terduga.
Jatuh secara tiba-tiba dan terduduk atau terlentang, biasanya karena kehilangan keseimbangan atau kejutan mendadak.
Muncul secara nyata atau terlihat jelas, baik secara fisik maupun metaforis; dapat direpresentasikan dalam bentuk konkret atau visual.
Mengalihkan isi suatu teks dari satu bahasa ke bahasa lain secara akurat dan utuh, mencakup makna, nuansa, dan struktur kalimat.
Hasil dari proses menerjemahkan, berupa salinan teks dari satu bahasa ke bahasa lain yang mempertahankan makna dan struktur aslinya.
Terjemahan yang secara harfiah mengikuti struktur dan kata-kata asli tanpa modifikasi, mempertahankan bentuk dan makna literal.
Bergerak atau terurai dengan lembut dan berayun-ayun, seperti kain yang berkibar di angin.
Dapat dihubungkan atau dipertemukan melalui jembatan, baik secara fisik maupun metaforis, untuk mengatasi kesenjangan atau perbedaan.
Mengalami paparan langsung terhadap sinar matahari, menyebabkan kulit terasa panas atau terbakar.
Terkena dorongan atau lontaran benda keras seperti batu, atau secara kiasan terkena peristiwa mendadak yang menggambarkan kejutan atau ketegangan.
Jatuh tertiarap atau tergelincir ke tanah dengan posisi muka menghadap ke bawah; juga digunakan untuk menggambarkan bangunan yang roboh dengan atap rata menyentuh tanah.
Dipanaskan secara berlebihan hingga menjadi hangus, khususnya nasi yang dibiarkan terlalu lama dalam wajan atau penghangat.
Jatuh terlentang dengan posisi kaki menghadap ke atas, sering menggambarkan kejatuhan yang tiba-tiba atau tanpa kontrol.
Terperangkap dalam situasi atau ikatan yang sulit dilepaskan, baik secara fisik maupun secara emosional; secara kiasan, tertipu atau terpengaruh oleh daya tarik yang menyesatkan.
Jatuh tertelungkup atau tertiarap dengan posisi tubuh menyentuh tanah secara mendadak, sering menggambarkan kejatuhan yang tidak terkendali.
Terjerempak berarti jatuh atau terlempar secara bersamaan ke suatu tempat, sering kali dalam jumlah banyak dan tanpa terkendali, menunjukkan kekacauan atau kegagalan kontrol.
Terjerit-jerit menggambarkan tindakan berteriak-teriak keras dan berulang, biasanya karena rasa sakit, ketakutan, atau emosi intens, dengan nada tinggi dan mendesak.
Terjerojol berarti sesuatu yang tiba-tiba muncul atau menonjol keluar dari permukaan atau tempat tertentu, sering kali secara mendadak dan mengejutkan.
Terjerongkang menggambarkan keadaan jatuh terlentang, biasanya karena kehilangan keseimbangan atau terdorong oleh kekuatan eksternal, dengan tubuh menghadap ke atas.
Terjerongkong berarti jatuh ke depan dan tertelungkup, dengan tubuh menghadap ke bawah dan wajah menghadap ke tanah, sering kali akibat kehilangan keseimbangan.
Jatuh secara fisik dengan muka mengenai tanah atau permukaan keras; juga digunakan secara kiasan untuk terjebak dalam kesulitan atau penderitaan.