Nomina
Kata benda; nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Suami atau istri dari anak sendiri. Bentuk kolokial dan tidak baku dari “menantu”, sering direalisasikan sebagai mantu dan dalam ejaan tempoe doeloe ditulis sebagai “mantoe”.
anak mantu
Istilah deskriptif yang sering digunakan dalam dialek Betawi atau Melayu Jakarta.
mantoe
Ejaan lama (Van Ophuijsen) yang digunakan pada era Hindia Belanda sebelum standarisasi ejaan bahasa Indonesia modern.
mantu
Varian kolokial yang sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari, dipengaruhi oleh bahasa Jawa.
menantu
Bentuk standar dan baku dalam bahasa Indonesia modern.
minantu
Varian dialek Sunda untuk menyebut menantu, sering digunakan oleh penutur di wilayah Jawa Barat.
Kata “mantoe” merupakan varian slang dari menantu. Bentuk ini timbul melalui proses fonologis dan dialektal: bentuk baku menantu diucapkan secara elisif dalam ragam tutur tertentu menjadi manantu atau mantu, lalu direfleksikan dalam teks tempoe doeloe menggunakan grafem “oe” untuk bunyi /u/. Penggunaan “mantoe” sering dijumpai dalam suratkabar, sastra, dan penulisan percakapan pada masa kolonial untuk menandai logat atau tutur sehari-hari; Dalam konteks sosial kata ini berkonotasi kolokial, regional, atau bersifat jocular, dan tidak dianggap baku dalam bahasa Indonesia modern.
Saja poenja anak mantoe, si Amat, soedah kawin. (Saya sudah punya anak menantu, si Amat, sudah kawin.)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.

Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Frasa tanya dalam bahasa Jawa ragam krama inggil yang bermakna “bagaimana” atau “seperti apa”, digunakan untuk menanyakan cara, kondisi, atau keadaan sesuatu hal dengan penuh kesopanan dan penghormatan.
Pelajari Selengkapnya