ibahasa - Living Dictionary

Kami menguji bagaimana AI memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dengan kamus hidup di sampingnya. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

cc$Entri Kamus: CC BY-NC-SA 4.0

Platform

  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Artikel
  • Insight
  • Kamus

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
GitHub🤗Hugging Face
ibahasa - Living Dictionary
Observatorium
  • Artikel
  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Kamus
  1. Topik
  2. Budaya / Lokal
  3. ora ilok

Ora ilok

/jv/Bahasa Asal: Bahasa atau dialek asal kata ini (JV).
Bahasa Jawa•1 makna ditemukan
1
Verified
Seorang di tim ibahasa sudah meninjau dan menyetujui definisi ini. Entri yang masih menunggu tinjauan ditandai apa adanya, dan artinya ditahan.
advisoryNada: advisory. Menunjukkan nuansa emosional atau konteks sosial penggunaan kata.Budaya / LokalTopik: Budaya / Lokal. Bidang atau ranah kehidupan tempat kata ini digunakan.JawaWilayah: Jawa. Menunjukkan asal geografis atau cakupan dialek daerah.
Verified
Seorang di tim ibahasa sudah meninjau dan menyetujui definisi ini. Entri yang masih menunggu tinjauan ditandai apa adanya, dan artinya ditahan.

Definisi & Konteks

Tidak pantas atau tidak sesuai dengan norma kesopanan dan etika yang berlaku dalam masyarakat. Merujuk pada perilaku, ucapan, atau tindakan yang dianggap melanggar tata krama serta nilai-nilai budaya Jawa, sehingga dapat menimbulkan rasa malu atau celaan dari lingkungan sosial.

Sinonim & Padanan

kurang ajar

kurang ajar

Tidak memiliki sopan santun; tidak tahu adat.

Varian Register
tidak elok

tidak elok

Tidak baik, tidak patut, atau tidak indah dipandang atau didengar.

Padanan
tidak etis

tidak etis

Tidak sesuai dengan prinsip-prinsip moral atau etika yang diterima umum.

Padanan
tidak pantas

tidak pantas

Tidak sesuai dengan kepatutan, etika, atau norma yang berlaku.

Padanan
tidak sopan

tidak sopan

Tidak menghormati tata krama atau aturan perilaku yang berlaku.

Padanan

Catatan Penggunaan atau Etimologi

Berasal dari bahasa Jawa: ora (tidak) dan ilok (elok/pantas). Ungkapan ini lazim digunakan dalam konteks budaya Jawa sebagai peringatan sosial, terutama oleh orang tua kepada yang lebih muda, untuk menegakkan norma tata krama tanpa konfrontasi langsung.

Contoh Penggunaan

Metu wengi-wengi kuwi ora ilok.

Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.

Contoh Lainnya

Ngguyu sero-sero neng acara lelayu kuwi ora ilok, Le. (Tertawa keras-keras di acara pemakaman itu tidak pantas, Nak.)

Laughing out loud at a funeral is just not appropriate, son.

Ditinjau 6 bulan yang lalu
Kembali

Ora dong

Selanjutnya

Orang have

Eksplorasi Terkait

NrimoTepo seliroElingNgabuburitAndap asor

Sedang Hits

BokapNgabuburitGaranganAberasi kromatisBohay