Wayahe
/jv/Bahasa Asal: Bahasa atau dialek asal kata ini (JV).Definisi & Konteks
AdverbiaAdverbia
Kata keterangan; kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat secara keseluruhan.
Ungkapan dalam bahasa Jawa yang menyatakan bahwa “waktu yang tepat” atau momen yang telah ditunggu-tunggu telah tiba untuk melakukan suatu tindakan atau peristiwa tertentu. Kata ini berfungsi sebagai penanda aspektual yang menandai ketibaan suatu kesempatan atau momentum.
Sinonim & Padanan
saatnya
Padanan langsung dalam bahasa Indonesia baku yang paling umum digunakan.
waktunya
Setara makna namun lebih netral secara kultural dibandingkan `wayahe`.
mangsane
Varian dialek Jawa dengan nuansa siklus musiman yang lebih kuat daripada `wayahe`.
wektune
Berasal dari kata `wektu` (waktu), lebih umum digunakan di wilayah Jawa Tengah bagian barat.
gilirané
Bersinonim dalam konteks tertentu namun lebih menekankan urutan giliran daripada kesesuaian waktu.
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Kata wayahe berasal dari bahasa Jawa dengan bentuk dasar waya atau wayah, yang bermakna “waktu”, “saat”, atau “masa”. Sufiks -e merupakan klitika posesif atau penentu dalam bahasa Jawa yang setara dengan partikel “nya” dalam bahasa Indonesia, sehingga wayahe secara harfiah berarti “waktunya” atau “saatnya”. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini tidak sekadar merujuk pada waktu secara kronologis, melainkan mengandung nuansa kultural yang kuat, yakni konsep Jawa tentang “kepantasan waktu” atau kesesuaian antara tindakan dan momen yang dianggap tepat. Konsep ini berkaitan erat dengan filosofi Jawa mengenai keselarasan hidup (laras) dan kepasrahan terhadap siklus alam serta kehidupan. Kata wayahe sering digunakan untuk menyatakan bahwa suatu peristiwa, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan, terjadi karena memang itulah saat yang telah ditentukan.
Contoh Penggunaan
Wayahe panen, kabeh wong deso melu gotong royong. (Sudah waktunya panen, semua warga desa ikut gotong royong.)
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.