Konjungsi
Kata hubung; kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat.
Sebuah kata penghubung atau konjungsi kausalitas yang berfungsi untuk menunjukkan alasan, penyebab, atau titik awal terjadinya suatu peristiwa. Kata ini secara langsung menghubungkan situasi akibat dengan sumber pemicunya, bermakna serupa dengan “karena” atau “sebab”.
amargo
Varian dialek Jawa (Ngoko) yang berfungsi sebagai konjungsi kausalitas.
dikarenakan
Bentuk pasif yang sering digunakan dalam konteks profesional atau birokrasi untuk menunjukkan penyebab.
karena
Padanan langsung dalam bahasa Indonesia baku.
lantaran
Kata penghubung yang sering digunakan dalam konteks percakapan atau narasi untuk menyatakan alasan.
sebab
Dapat berfungsi sebagai nomina maupun konjungsi.
amarga
Variasi kata yang lebih sering digunakan dalam percakapan umum.
margo
Sering digunakan dalam bahasa lisan yang cepat.
Kata ini berakar dari bahasa Jawa Kuno jalaran yang berasal dari kata dasar jalar. Secara harfiah, jalar merujuk pada proses merambat atau menjalar, yang secara metaforis menggambarkan bagaimana suatu peristiwa merembet atau bersumber dari kejadian lain. Dalam penggunaan modern, kata ini berfungsi sebagai konjungsi kausalitas. Meskipun sering ditemukan dalam sastra atau konteks yang sedikit puitis, kata ini masih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk menjelaskan latar belakang sebuah situasi.
Aku telat mrene jalaran udane deres banget. (Aku terlambat ke sini karena hujan sangat deras).
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Bentuk ejaan lama dari kata tentu, bermakna pasti, tidak diragukan lagi, atau sudah jelas adanya; digunakan dalam konteks kepastian atau keyakinan penuh.
Pelajari Selengkapnya