Nomina
Kata benda; nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Ejaan lama dari kata “rumah”, merujuk pada bangunan atau tempat kediaman yang digunakan sebagai tempat tinggal, sesuai dengan sistem ejaan Van Ophuijsen yang berlaku pada era kolonial Hindia Belanda.
gedong
Istilah dalam bahasa Jawa untuk bangunan atau rumah.
hunian
Istilah formal untuk tempat tinggal atau tempat kediaman.
rumah
Ejaan lama dari kata 'rumah' dalam sistem ejaan Van Ophuijsen pada masa kolonial.
kediaman
Kata 'kediaman' merupakan sinonim formal dari 'roemah' yang menekankan fungsi tempat tinggal secara resmi, sering digunakan dalam konteks administratif atau surat-menyurat formal.
griya
Kata 'griya' berasal dari bahasa Jawa dan Sansekerta yang berarti rumah, digunakan dalam register formal atau sastra Jawa. Memiliki padanan makna dengan 'roemah' namun membawa nuansa budaya Jawa yang kental.
wisma
Kata 'wisma' merupakan sinonim bercorak formal dan sedikit arkaik dari 'rumah', sering digunakan dalam nama bangunan resmi atau konteks sastra, memiliki nuansa yang sejajar dengan penggunaan 'roemah' pada era kolonial.
Kata roemah merupakan bentuk penulisan lama dari kata rumah dalam bahasa Melayu dan Indonesia, mengikuti kaidah ejaan Van Ophuijsen yang dibakukan pada tahun 1901 oleh Ch. A. Van Ophuijsen bersama Nawawi Soetan Makmur dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. Dalam sistem ejaan ini, bunyi vokal /u/ ditulis sebagai “oe”, mengikuti konvensi ortografi bahasa Belanda. Ejaan ini digunakan secara resmi dalam dokumen pemerintahan, surat kabar, dan literatur Melayu-Indonesia hingga digantikan oleh Ejaan Republik (Ejaan Soewandi) pada tahun 1947. Kata rumah sendiri berakar dari rumpun bahasa Austronesia dan memiliki kerabat kata di berbagai bahasa Nusantara.
...dan moelai sedikit-dikit kerdjaannja dalem roemah. (Dan mulai sedikit-sedikit pekerjaannya di dalam rumah.)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
