ibahasa - Living Dictionary

Living Dictionary untuk bahasa gaul, dialek, dan konteks budaya Indonesia. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

Platform

  • Trending
  • Leaderboard
  • Kata Acak
  • Contribute
  • Browse A-Z
  • Etalase Ejaan
  • Kata Baku

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
Twitter (X)
ibahasa - Living Dictionary
EN
Jelajahi ibahasa
  • Jelajahi Kata
  • Jelajahi A-Z
  • Kontribusi
  • Etalase Ejaan
  • Kata Baku
  • Klasemen Perkembangan
Koleksi Topik
  • Bahasa JakselMengulas kamus bahasa anak Jak...
  • Slang & GaulKumpulan kosakata gaul sehari-...
  • Tech & StartupGlosarium lengkap istilah star...
  • Gaming & EsportsKamus bahasa gamer sejati. Dar...
  • Internet CultureEnsiklopedia budaya internet I...
  • Bahasa JawaEksplorasi kekayaan dialek Jaw...
  • Bahasa SundaKumaha damang? Menyelami manis...
  • Bahasa BatakHoras! Pelajari ketegasan dan ...
  • Bahasa BetawiBahasa asli ibu kota. Dari 'gu...
  • Baku (Formal)Koleksi kata baku dan resmi Ba...
  • PeribahasaRagam peribahasa dan ungkapan ...
  • General / UmumKumpulan kosakata umum Bahasa ...
  • Budaya / LokalGlosarium istilah budaya, adat...
  • Bahasa Tempo DoeloeBahasa Klasik
  1. Topik
  2. Baku (Formal)
Koleksi Terverifikasi

Baku (Formal)

Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.

294 kata•Diperbarui berkala

Fasisme

“Sebuah “ideologi” politik yang bersifat otoriter, ditandai dengan pemusatan kekuasaan pada negara, penindasan terhadap oposisi, serta pengagungan nasionalisme secara ekstrem.”

1 arti

Entropi

“Ukuran tingkat ketidakteraturan atau kekacauan dalam suatu sistem, di mana semakin tinggi nilai entropi, semakin besar derajat “ketidakpastian” dan penyebaran energi yang tidak dapat dimanfaatkan kembali. Konsep ini berlaku dalam termodinamika, teori informasi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.”

1 arti

Kultivar

“Kelompok tanaman yang telah dipilih dan dibudidayakan untuk memiliki karakteristik tertentu yang bersifat unik, stabil, serta seragam, yang tetap dipertahankan melalui metode perbanyakan tertentu.”

1 arti

Lateralis

“Berkaitan dengan atau berada di “sisi” samping. Istilah ini sering digunakan dalam konteks anatomi atau medis untuk menggambarkan posisi relatif suatu objek.”

1 arti

Epinefrin

“Hormon dan neurotransmiter yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, digunakan dalam dunia medis sebagai “obat darurat” untuk menangani kondisi anafilaksis, henti jantung, dan bronkospasme berat dengan cara merangsang reseptor adrenergik.”

1 arti

Okultasi

“Fenomena astronomi yang terjadi saat sebuah benda langit tertutup oleh benda langit lainnya yang memiliki “diameter sudut” lebih besar dari pengamat.”

1 arti

Nomina

“Kelas kata yang berfungsi untuk mengacu pada seseorang, benda, tempat, atau konsep abstrak, yang secara sintaksis sering menempati posisi subjek atau objek dalam struktur kalimat. Dalam tata bahasa Indonesia, “nomina” sering disebut sebagai kata benda.”

1 arti

Fenomenologi

“Cabang filsafat yang mengkaji struktur pengalaman subjektif dan “kesadaran” sebagaimana dialami secara langsung dari sudut pandang orang pertama, tanpa reduksi ke penjelasan kausal atau objektif.”

1 arti

Augmentatif

“Bentuk atau kategori linguistik yang menyatakan makna besar, lebih, atau peningkatan derajat dari kata dasarnya, berlawanan dengan “diminutif” yang menyatakan makna kecil atau pengurangan.”

1 arti

Dekrit

“Keputusan atau “perintah” resmi yang dikeluarkan oleh kepala negara dalam keadaan darurat untuk menyelesaikan masalah ketatanegaraan.”

1 arti

Stagnasi

“Keadaan terhentinya suatu aliran, gerakan, atau perkembangan yang menyebabkan kondisi tidak aktif atau statis. Dalam konteks ekonomi dan sosial, istilah ini merujuk pada masa ketika tidak terjadi pertumbuhan atau kemajuan yang signifikan secara berkelanjutan.”

1 arti

Pestisida

“Zat atau campuran bahan kimia yang digunakan untuk mencegah, mengendalikan, atau membasmi organisme pengganggu yang dianggap sebagai “hama” pada tanaman.”

1 arti

Diskriminasi

“Perlakuan tidak adil atau “pembatasan” terhadap individu atau kelompok berdasarkan karakteristik tertentu, yang sering kali melibatkan pengucilan atau pelecehan sistemik.”

1 arti

Blantika

“Dunia atau “industri” yang berkaitan dengan kegiatan musik, pertunjukan, serta segala aspek komersial dan kreatif di dalamnya.”

1 arti

Diagnosis

“Proses “mengenal” penyakit atau kondisi berdasarkan gejala, tanda-tanda, dan hasil pemeriksaan penunjang untuk menetapkan karakter dan identitasnya secara akurat.”

1 arti

Erosi

“Proses pengikisan permukaan bumi oleh media alami seperti air, angin, atau es yang mengakibatkan perpindahan material tanah atau batuan. Fenomena ini sering kali dipercepat oleh hilangnya vegetasi yang berfungsi sebagai penahan struktur tanah.”

1 arti

Paleontologi

“Cabang ilmu biologi dan geologi yang mempelajari sejarah kehidupan di Bumi melalui analisis “fosil”. Bidang ini mengkaji struktur, perkembangan, serta hubungan antarorganisme purba untuk memahami evolusi flora dan fauna masa lampau secara sistematis dan ilmiah.”

1 arti

Sagitalis

“Istilah anatomi yang merujuk pada bidang vertikal imajiner yang membagi tubuh atau organ menjadi bagian kanan dan kiri. Bidang ini “tegak lurus” terhadap bidang koronal dan “sejajar” dengan bidang median.”

1 arti

Divergensi

“Kondisi atau proses di mana unsur-unsur, pendapat, atau nilai-nilai menyebar dan menjauh dari satu titik, arah, atau hasil yang sama. Dalam matematika dan fisika, “divergensi” merujuk pada besaran yang mengukur seberapa besar suatu medan vektor menyebar dari suatu titik tertentu.”

1 arti

Inflasi

“Proses “kenaikan harga” barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu yang mengakibatkan penurunan daya beli mata uang.”

1 arti

Implisit

“Terkandung secara halus di dalam sesuatu tanpa dinyatakan secara gamblang atau terus terang. Merujuk pada makna atau pesan yang tertanam dalam konteks, tindakan, atau pernyataan, sehingga memerlukan penafsiran untuk memahaminya secara utuh serta bersifat tersirat dan tidak eksplisit.”

1 arti

Aklimatisasi

“Proses penyesuaian fisiologis atau perilaku suatu organisme untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang baru. Istilah ini merujuk pada upaya makhluk hidup dalam mempertahankan “homeostasis” saat menghadapi kondisi iklim atau habitat yang berbeda.”

1 arti

Asumsi

“Sebuah “dugaan” atau landasan berpikir yang diterima sebagai dasar penalaran karena dianggap benar meskipun belum tentu terbukti secara empiris.”

1 arti

Aksioma

“Pernyataan yang diterima sebagai kebenaran tanpa memerlukan pembuktian, berfungsi sebagai dasar dalam pengembangan teori atau argumen logis. Istilah ini sering digunakan dalam konteks matematika, filsafat, dan logika formal.”

1 arti
  • 1
  • 9
  • 13