ibahasa - Living Dictionary

Living Dictionary untuk bahasa gaul, dialek, dan konteks budaya Indonesia. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

Platform

  • Trending
  • Leaderboard
  • Kata Acak
  • Contribute
  • Browse A-Z

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
Twitter (X)
ibahasa - Living Dictionary
EN
Jelajahi ibahasa
  • Jelajahi Kata
  • Jelajahi A-Z
  • Kontribusi
  • Klasemen Perkembangan
Koleksi Topik
  • Bahasa JakselMengulas kamus bahasa anak Jak...
  • Slang & GaulKumpulan kosakata gaul sehari-...
  • Tech & StartupGlosarium lengkap istilah star...
  • Gaming & EsportsKamus bahasa gamer sejati. Dar...
  • Internet CultureEnsiklopedia budaya internet I...
  • Bahasa JawaEksplorasi kekayaan dialek Jaw...
  • Bahasa SundaKumaha damang? Menyelami manis...
  • Bahasa BatakHoras! Pelajari ketegasan dan ...
  • Bahasa BetawiBahasa asli ibu kota. Dari 'gu...
  • Baku (Formal)Koleksi kata baku dan resmi Ba...
  • PeribahasaRagam peribahasa dan ungkapan ...
  • General / UmumKumpulan kosakata umum Bahasa ...
  • Budaya / LokalGlosarium istilah budaya, adat...
  • Bahasa Tempo DoeloeBahasa Klasik
  1. Topik
  2. Baku (Formal)
Koleksi Terverifikasi

Baku (Formal)

Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.

270 kata•Diperbarui berkala

Deterministik

“Bersifat sepenuhnya ditentukan oleh kondisi awal sehingga hasil atau perilaku tanpa unsur kebetulan. Istilah ini, biasa disebut “deterministik”, dipakai dalam konteks ilmiah untuk menunjuk sistem yang dapat diprediksi. Padanan kata untuk orang umum: “pasti”, “bisa diprediksi”, “tidak acak”, “tetap”.”

1 arti

Elektromagnetisme

“Elektromagnetisme adalah cabang fisik yang mempelajari interaksi antara medan listrik dan medan magnet sebagai fenomena tunggal yang saling berkaitan. Bidang ini mencakup studi tentang muatan listrik, arus, dan radiasi elektromagnetik yang menjadi dasar bagi hukum-hukum fundamental alam semesta.”

1 arti

Integrasi

“Proses penyatuan atau penggabungan berbagai unsur, sistem, kelompok, atau entitas yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh dan fungsional. Dalam konteks kebijakan publik dan organisasi, “integrasi” merujuk pada upaya terkoordinasi untuk menyatukan komponen-komponen yang sebelumnya terpisah agar berjalan secara sinergis.”

1 arti

Spektroskopi

“Teknik analisis ilmiah yang mempelajari interaksi antara radiasi elektromagnetik dan materi untuk menentukan struktur, komposisi, atau sifat fisik suatu zat. Metode ini mengukur intensitas cahaya yang diserap, dipancarkan, atau dihamburkan sebagai fungsi dari panjang gelombang atau frekuensi.”

1 arti

Delegitimasi

“Tindakan atau proses yang secara sengaja mengurangi atau mencabut “legitimasi” terhadap individu, lembaga, kebijakan, atau gagasan sehingga keabsahan atau otoritasnya dipertanyakan atau hilang.”

1 arti

Ambivalen

“Memiliki perasaan, sikap, atau pikiran yang bertentangan secara simultan terhadap suatu subjek atau situasi. Kondisi ini ditandai dengan kehadiran dua nilai atau dorongan yang berlawanan dan saling tarik-menarik sehingga menghasilkan keraguan atau ketidakpastian dalam pengambilan keputusan.”

1 arti

Astronot

“Individu yang terlatih untuk melakukan perjalanan dan menjalankan misi di “luar angkasa” menggunakan wahana antariksa.”

1 arti

Termodinamika

“Cabang ilmu fisika yang mempelajari hubungan antara “energi panas” dan bentuk energi lain, serta hukum-hukum yang mengatur perpindahan dan konversi energi dalam sistem fisik.”

1 arti

Fasisme

“Sebuah “ideologi” politik yang bersifat otoriter, ditandai dengan pemusatan kekuasaan pada negara, penindasan terhadap oposisi, serta pengagungan nasionalisme secara ekstrem.”

1 arti

Entropi

“Ukuran tingkat ketidakteraturan atau kekacauan dalam suatu sistem, di mana semakin tinggi nilai entropi, semakin besar derajat “ketidakpastian” dan penyebaran energi yang tidak dapat dimanfaatkan kembali. Konsep ini berlaku dalam termodinamika, teori informasi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.”

1 arti

Kultivar

“Kelompok tanaman yang telah dipilih dan dibudidayakan untuk memiliki karakteristik tertentu yang bersifat unik, stabil, serta seragam, yang tetap dipertahankan melalui metode perbanyakan tertentu.”

1 arti

Lateralis

“Berkaitan dengan atau berada di “sisi” samping. Istilah ini sering digunakan dalam konteks anatomi atau medis untuk menggambarkan posisi relatif suatu objek.”

1 arti

Okultasi

“Fenomena astronomi yang terjadi saat sebuah benda langit tertutup oleh benda langit lainnya yang memiliki “diameter sudut” lebih besar dari pengamat.”

1 arti

Nomina

“Kelas kata yang berfungsi untuk mengacu pada seseorang, benda, tempat, atau konsep abstrak, yang secara sintaksis sering menempati posisi subjek atau objek dalam struktur kalimat. Dalam tata bahasa Indonesia, “nomina” sering disebut sebagai kata benda.”

1 arti

Fenomenologi

“Cabang filsafat yang mengkaji struktur pengalaman subjektif dan “kesadaran” sebagaimana dialami secara langsung dari sudut pandang orang pertama, tanpa reduksi ke penjelasan kausal atau objektif.”

1 arti

Dekrit

“Keputusan atau “perintah” resmi yang dikeluarkan oleh kepala negara dalam keadaan darurat untuk menyelesaikan masalah ketatanegaraan.”

1 arti

Stagnasi

“Keadaan terhentinya suatu aliran, gerakan, atau perkembangan yang menyebabkan kondisi tidak aktif atau statis. Dalam konteks ekonomi dan sosial, istilah ini merujuk pada masa ketika tidak terjadi pertumbuhan atau kemajuan yang signifikan secara berkelanjutan.”

1 arti

Pestisida

“Zat atau campuran bahan kimia yang digunakan untuk mencegah, mengendalikan, atau membasmi organisme pengganggu yang dianggap sebagai “hama” pada tanaman.”

1 arti

Diskriminasi

“Perlakuan tidak adil atau “pembatasan” terhadap individu atau kelompok berdasarkan karakteristik tertentu, yang sering kali melibatkan pengucilan atau pelecehan sistemik.”

1 arti

Blantika

“Dunia atau “industri” yang berkaitan dengan kegiatan musik, pertunjukan, serta segala aspek komersial dan kreatif di dalamnya.”

1 arti

Diagnosis

“Proses “mengenal” penyakit atau kondisi berdasarkan gejala, tanda-tanda, dan hasil pemeriksaan penunjang untuk menetapkan karakter dan identitasnya secara akurat.”

1 arti

Paleontologi

“Cabang ilmu biologi dan geologi yang mempelajari sejarah kehidupan di Bumi melalui analisis “fosil”. Bidang ini mengkaji struktur, perkembangan, serta hubungan antarorganisme purba untuk memahami evolusi flora dan fauna masa lampau secara sistematis dan ilmiah.”

1 arti

Sagitalis

“Istilah anatomi yang merujuk pada bidang vertikal imajiner yang membagi tubuh atau organ menjadi bagian kanan dan kiri. Bidang ini “tegak lurus” terhadap bidang koronal dan “sejajar” dengan bidang median.”

1 arti

Divergensi

“Kondisi atau proses di mana unsur-unsur, pendapat, atau nilai-nilai menyebar dan menjauh dari satu titik, arah, atau hasil yang sama. Dalam matematika dan fisika, “divergensi” merujuk pada besaran yang mengukur seberapa besar suatu medan vektor menyebar dari suatu titik tertentu.”

1 arti
  • 1
  • 8
  • 12