Ambivalen
Definisi & Konteks
Adjektiva
Kata sifat; kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.
Memiliki perasaan, sikap, atau pikiran yang bertentangan secara simultan terhadap suatu subjek atau situasi. Kondisi ini ditandai dengan kehadiran dua nilai atau dorongan yang berlawanan dan saling tarik-menarik sehingga menghasilkan keraguan atau ketidakpastian dalam pengambilan keputusan.
Sinonim & Padanan
Bimbang
Sinonim standar dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada ketidakpastian perasaan.
bingung
Tidak tahu harus berbuat apa atau bagaimana, tidak dapat berpikir jernih karena banyak masalah atau situasi yang tidak jelas.
Galau
Varian bahasa gaul urban yang sering digunakan untuk menggambarkan perasaan ambivalen atau bingung.
plin-plan
Sifat tidak konsisten, mudah berubah pikiran, atau tidak tegas dalam mengambil keputusan.
ragu-ragu
Tidak tetap hati, tidak yakin, atau sangsi.
Mendua
Varian register yang lebih deskriptif untuk menggambarkan sikap yang tidak fokus pada satu pilihan.
Gundah gulana
Ekspresi puitis atau sastra untuk menggambarkan kekacauan perasaan atau kebimbangan.
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Kata “ambivalen” berakar dari bentuk-bentuk bahasa Latin dan terminologi psikiatri. Secara etimologis tersusun dari ambi- (kedua) dan valentia (kekuatan, nilai). Istilah medis/psikologis ini dipopulerkan pada awal abad ke-20 oleh psikiater seperti Eugen Bleuler untuk menggambarkan koeksistensi dorongan atau afek yang saling bertentangan; kemudian menyebar ke bahasa ilmiah lain (mis. Jerman, Inggris, Prancis) dan memasuki kosakata Indonesia melalui kontak terminologi akademik dan medis, kemungkinan melalui perantara bahasa Belanda dan Inggris. Dalam penggunaan kontemporer, “ambivalen” dipakai baik dalam konteks klinis maupun non-klinis untuk menyatakan keberadaan respons yang kedua-duanya simultan. Untuk pembicaraan sehari-hari sering digunakan padanan yang lebih sederhana seperti “bimbang”, “ragu-ragu”, atau “bingung”. Antonim umum: “tegas”, “pasti”, “bulat”. Kolokasi yang lazim: “sikap ambivalen”, “perasaan ambivalen”, “respon ambivalen”. Dalam register formal, istilah ini dipertahankan untuk presisi konseptual; dalam bahasa percakapan sering diganti oleh padanan sehari-hari.
Contoh Penggunaan
Pemerintah menunjukkan sikap ambivalen dalam menanggapi kebijakan pembatasan penggunaan energi fosil tersebut.
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Punya arti lain untuk "Ambivalen"?
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.