ngalor-ngidul
“Berbicara ke mana-mana tanpa arah atau inti.”
Registrasi lengkap setiap kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini. Dari bahasa gaul jalanan hingga kearifan lokal.
Menampilkan 20 entri
“Berbicara ke mana-mana tanpa arah atau inti.”
“Kata 'tahoen' dalam konteks 'tempoe doeloe' merujuk pada penggunaan kata 'tahun' dengan ejaan lama yang digunakan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia.”
“Vibe coding adalah istilah dalam dunia development perangkat lunak menggunakan Artificial Intelligence. Istilah lainnya adalah 'AI-assisted coding', 'prompt engineering untuk development', atau 'generative AI development'. Istilah vibe coding baru muncul sekitar awal 2025.”
“Pergantian cepat antara beberapa tugas atau aplikasi berbeda, biasanya menyebabkan penurunan fokus dan produktivitas.”
“Istilah akrab untuk menyebut orang yang dicintai, mirip dengan 'sayang'.”
“Moedah adalah kata sifat yang berarti mudah, tidak sulit, atau ringan dalam bahasa Melayu tempo doeloe. Sering digunakan dalam konteks kesederhanaan atau kemudahan melakukan sesuatu.”
“Nyaah adalah partikel atau akhiran dalam bahasa Sunda yang menunjukkan penekanan, keluhan, atau nada menggerutu dengan sedikit rasa tidak puas atau protes yang ringan.”
“Suara yang bagus, merdu, atau performa yang memuaskan; sering dipakai buat nyanyi, burung, atau sesuatu yang hasilnya memuaskan.”
“Sering digunakan untuk menekankan keakuratan atau kepastian suatu pernyataan”
“Merasa atau seakan-akan mengalami sesuatu.”
“Kegiatan liburan atau rehat untuk memulihkan kondisi mental.”
“Digunakan untuk menyatakan persetujuan atau pembenaran.”
“Rakjat adalah istilah yang mengacu pada rakyat biasa atau masyarakat umum pada masa tempoe doeloe (zaman dulu) Hindia Belanda. Kata ini menggambarkan golongan sosial rendah yang tidak memiliki status atau kedudukan tinggi, berbeda dengan para priyayi, pegawai pemerintah, atau bangsawan.”
“Kondisi ketika koneksi internet tiba-tiba putus, lambat, atau tidak responsif, sehingga perangkat atau aplikasi menjadi tidak berfungsi dengan baik”
“Ungkapan larangan atau nasihat berdasarkan norma dan kepercayaan.”
“Kata 'mantul' digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang keren atau luar biasa.”
“Kata 'ane' adalah bentuk informal dari kata 'saya' yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Berasal dari kata Bahasa Arab 'Ana' yang berarti 'saya'.”
“Soeka adalah bentuk archaik dari 'suka' dalam bahasa Melayu klasik, berarti menyukai, senang, atau berkenan dengan sesuatu. Sering digunakan dalam konteks kesukaan pribadi atau persetujuan.”
“Kata pengganti untuk sesuatu yang lupa atau tidak ingin disebutkan dengan jelas, semacam 'thingy' atau 'whatchamacallit'.”
“Urang adalah kata dalam bahasa sehari-hari yang berarti 'kita' atau 'kami', sering digunakan di daerah Sunda.”