Amputasi
“Tindakan pembedahan untuk membuang sebagian atau seluruh anggota gerak atau bagian tubuh tertentu. Prosedur ini dilakukan sebagai langkah medis darurat atau terencana untuk mencegah penyebaran penyakit dan menyelamatkan nyawa pasien.”
Pusat rujukan utama bahasa gaul, kultur internet, dan dialek daerah. Temukan ragam kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini.
Menampilkan 24 entri
“Tindakan pembedahan untuk membuang sebagian atau seluruh anggota gerak atau bagian tubuh tertentu. Prosedur ini dilakukan sebagai langkah medis darurat atau terencana untuk mencegah penyebaran penyakit dan menyelamatkan nyawa pasien.”
“Kata “purun” merupakan bentuk “krama” dalam bahasa Jawa yang berarti bersedia, mau, atau berkenan melakukan sesuatu.”
“Kata dalam ragam krama bahasa Jawa dan ragam lemes bahasa Sunda yang bermakna usia atau umur, digunakan untuk menyebut jumlah tahun kehidupan seseorang dengan penuh hormat dan kesopanan.”
“Kumpulan nanah yang terlokalisasi dalam rongga jaringan tubuh akibat proses infeksi atau peradangan. Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan yang mengandung cairan eksudat dan merupakan respon pertahanan tubuh untuk mengisolasi material patogen agar tidak menyebar ke area sekitarnya.”
“Keadaan ketergantungan secara fisik atau psikologis terhadap suatu zat atau aktivitas tertentu yang dilakukan secara berulang. Kondisi ini dikategorikan sebagai “gangguan” kronis pada sistem otak yang memengaruhi fungsi kognitif dan perilaku.”
“Prosedur medis untuk memisahkan molekul kecil dari molekul besar dalam darah melalui membran semipermeabel. Metode ini secara umum dikenal oleh masyarakat sebagai “cuci darah”.”
“Keadaan di mana suatu penyakit menular berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban. Fenomena ini ditandai oleh peningkatan jumlah kasus yang melebihi batas normal dalam suatu “populasi” tertentu.”
“Metode pengaturan komponen struktur dalam pola “segitiga” untuk menciptakan sistem yang kaku dan stabil guna menahan beban lateral.”
“Cabang ilmu teknik sipil yang menitikberatkan pada perilaku “material bumi” serta sifat mekanik tanah dan batuan guna perancangan fondasi bangunan.”
“Sistem mekanis yang memanfaatkan tenaga melalui media “fluida” cair yang tidak dapat dimampatkan untuk menghasilkan gerakan atau daya pada alat berat maupun komponen otomotif.”
“Penyimpangan atau “pergeseran” posisi elemen struktur dari garis aslinya akibat beban atau gaya luar yang bekerja pada benda tersebut.”
“Besaran gaya yang menyebabkan benda berputar pada porosnya atau mengalami “momen puntir”. Dalam konteks teknik sipil, istilah ini merujuk pada gaya yang mengakibatkan “deformasi torsional” pada elemen struktur.”
“Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal untuk memacu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah dalam situasi “stres” atau bahaya.”
“Kondisi medis yang ditandai dengan rendahnya kadar “hemoglobin” atau sel darah merah dalam tubuh manusia yang mengakibatkan berkurangnya kapasitas pengangkutan oksigen.”
“Zat kimia yang dihasilkan oleh mikroorganisme atau dibuat secara sintetis yang memiliki khasiat untuk melumpuhkan atau mematikan mikroorganisme lain, khususnya “bakteri”.”
“Protein plasma yang dihasilkan oleh sistem imunitas tubuh sebagai respons terhadap keberadaan “antigen” atau zat asing. Protein ini berfungsi untuk menetralisir atau menghancurkan patogen seperti bakteri dan virus.”
“Senyawa kimia yang berfungsi menghambat atau mencegah proses oksidasi dalam tubuh dengan cara menetralisir radikal bebas. Zat ini bekerja mendonorkan elektron kepada molekul tidak stabil guna melindungi sel-sel hidup dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu berbagai penyakit kronis.”
“Tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh apoteker untuk menyalurkan sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Istilah ini merujuk pada sarana “pelayanan kesehatan” resmi yang beroperasi berdasarkan izin pemerintah.”
“Pigmen empedu berwarna kuning kecokelatan yang merupakan “produk sisa” dari hasil pemecahan sel darah merah oleh hati.”
“Kemampuan suatu material, terutama logam atau bahan konstruksi, untuk meregang atau mengalami deformasi plastis secara permanen tanpa patah atau hancur saat ditarik. Sifat mekanik ini menunjukkan ketangguhan bahan dalam menahan tegangan tarik sebelum mencapai titik keruntuhan struktur.”
“Keadaan pemberian tegangan tekan awal pada struktur beton sebelum beban eksternal bekerja guna mengimbangi “tegangan tarik” yang akan timbul.”
“Metode konstruksi yang melibatkan pembuatan komponen atau elemen struktur di lokasi yang berbeda dari lokasi akhir proyek, biasanya di dalam pabrik, sebelum kemudian diangkut dan dipasang secara utuh. Istilah ini merujuk pada produk “beton” atau material lain yang telah dicetak terlebih dahulu untuk meningkatkan efisiensi waktu dan kualitas.”
“Pemisahan komponen material dalam campuran beton akibat kurangnya kohesi. Hal ini mengakibatkan distribusi “agregat” yang tidak merata dalam struktur beton.”
“Bahan atau struktur yang terbentuk dari penggabungan dua atau lebih material dengan sifat fisik dan kimia yang berbeda untuk menghasilkan material baru yang memiliki karakteristik lebih unggul. Komponen-komponen tersebut tetap terpisah secara makroskopis dalam struktur akhir namun bekerja secara “sinergis”.”