Ekstraterestrial
“Bersifat atau berasal dari luar atmosfir atau batasan fisik planet Bumi. Istilah ini merujuk pada segala fenomena, benda langit, atau entitas biologi hipotesis yang eksis di ruang angkasa atau dunia lain di luar sistem terestrial.”
Koleksi kata baku dan resmi Bahasa Indonesia. Untuk keperluan profesional, akademik, bidang medis, sains dan komunikasi resmi.
“Bersifat atau berasal dari luar atmosfir atau batasan fisik planet Bumi. Istilah ini merujuk pada segala fenomena, benda langit, atau entitas biologi hipotesis yang eksis di ruang angkasa atau dunia lain di luar sistem terestrial.”
“Pigmen hijau yang terdapat pada tumbuhan, alga, dan sianobakteri, berfungsi sebagai penyerap cahaya matahari untuk memfasilitasi proses fotosintesis. Zat ini merupakan elemen krusial dalam konversi energi cahaya menjadi energi kimia untuk memproduksi karbohidrat.”
“Bentuk kata yang terbentuk melalui proses pengulangan seluruh atau sebagian kata dasar untuk menciptakan makna gramatikal atau leksikal baru, seperti bentuk jamak, intensitas, atau makna kolektif.”
“Konsep fisika yang menyatakan bahwa “ruang” dan “waktu” bersifat relatif terhadap kerangka acuan pengamat, yang dirumuskan oleh Albert Einstein melalui teori relativitas.”
“Integritas adalah sebuah “kualitas” atau keadaan yang menunjukkan kesatuan utuh tanpa cela. Ini mencakup keseluruhan dan konsistensi “nilai moral” dan etika yang kuat.”
““Bronkitis” adalah “peradangan” pada saluran bronkus di paru-paru yang menyebabkan batuk berdahak dan kesulitan bernapas.”
“Benda langit berukuran kecil yang tersusun dari batuan dan logam, mengorbit Matahari dalam lintasan tertentu, terutama ditemukan di wilayah “sabuk asteroid” antara planet Mars dan Yupiter.”
“Bersifat berdasarkan dugaan atau anggapan asumtif yang belum terbukti kebenarannya secara empiris. Istilah ini merujuk pada kondisi atau landasan teoretis yang diajukan sebagai penjelasan sementara dan memerlukan verifikasi lebih lanjut untuk menetapkan validitasnya.”
“Tindakan pembedahan untuk membuang sebagian atau seluruh anggota gerak atau bagian tubuh tertentu. Prosedur ini dilakukan sebagai langkah medis darurat atau terencana untuk mencegah penyebaran penyakit dan menyelamatkan nyawa pasien.”
“Pigmen empedu berwarna kuning kecokelatan yang merupakan “produk sisa” dari hasil pemecahan sel darah merah oleh hati.”
“Dominasi atau penguasaan oleh satu kelompok, negara, atau ideologi terhadap kelompok lain melalui kekuatan politik, ekonomi, atau budaya. “Hegemoni” merujuk pada “supremasi” atau “kepemimpinan yang mendominasi” dalam relasi kekuasaan.”
“Monotransitif merujuk pada verba yang hanya membutuhkan satu “objek” langsung untuk membentuk kalimat yang lengkap.”
“Proses berpikir mendalam dan sistematis untuk mengevaluasi pengalaman, tindakan, atau pemikiran yang telah terjadi, dengan tujuan memperoleh pemahaman baru atau perbaikan di masa mendatang. Dalam konteks formal, “refleksi” merujuk pada kegiatan introspektif yang terstruktur, seperti dalam penulisan akademik, evaluasi profesional, atau pengembangan diri.”
“Fenomena atau proses percabangan dua yang terjadi pada suatu sistem, titik, atau struktur, di mana satu jalur, entitas, atau kondisi terbagi menjadi dua jalur yang berbeda dan saling terpisah. Istilah “bifurkasi” digunakan secara teknis dalam matematika untuk menggambarkan perubahan kualitatif pada perilaku sistem dinamis, dalam biologi untuk menggambarkan percabangan pada struktur anatomi seperti pembuluh darah atau bronkus, serta dalam teori sistem dan fisika untuk menggambarkan titik kritis di mana sistem mengalami divergensi menjadi dua keadaan yang berbeda.”
“Gabungan dua huruf yang melambangkan satu bunyi atau fonem tunggal dalam suatu sistem ejaan. Dalam bahasa Indonesia baku, terdapat empat digraf resmi, yaitu kh, ng, ny, dan sy, yang masing-masing merepresentasikan satu bunyi konsonan tersendiri dan tidak dapat dipisahkan fungsinya.”
“Senyawa kimia yang berfungsi menghambat atau mencegah proses oksidasi dalam tubuh dengan cara menetralisir radikal bebas. Zat ini bekerja mendonorkan elektron kepada molekul tidak stabil guna melindungi sel-sel hidup dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu berbagai penyakit kronis.”
“Keanekaragaman organisme hidup dari semua sumber, termasuk ekosistem darat, laut, dan ekosistem akuatik lainnya serta kompleks ekologi tempat mereka berada. Hal ini mencakup keragaman di dalam spesies, antarspesies, dan ekosistem guna menjaga keseimbangan alam.”
“Besaran yang menunjukkan rasio atau perbandingan antara cahaya yang dipantulkan oleh suatu permukaan benda langit terhadap total cahaya yang mengenainya. Nilai ini biasanya dinyatakan dalam rentang angka 0 hingga 1 untuk mengukur tingkat “refleksi” elektromagnetik.”
“Bersifat atau berkaitan dengan kondisi di mana tekanan tetap konstan selama suatu proses berlangsung. Dalam termodinamika, proses “isobarik” terjadi ketika sistem menerima atau melepas energi panas tanpa perubahan tekanan, sehingga volume dapat berubah secara bebas sesuai hukum gas ideal.”
“Fenomena astronomi ketika dua atau lebih benda langit berada pada posisi bujur ekliptika yang sama atau memiliki asensio rekta yang identik jika diamati dari Bumi. Peristiwa ini menciptakan ilusi visual seolah-olah objek langit tersebut berada pada titik koordinat yang berdekatan di angkasa.”
“Cabang “biologi” yang mempelajari “fungsi” serta mekanisme kerja sistem kehidupan dan bagian-bagian organisme.”
“Fenomena alam berupa “gaya tarik-menarik” universal yang bekerja di antara semua benda yang memiliki massa.”
“Kondisi medis yang ditandai dengan rendahnya kadar “hemoglobin” atau sel darah merah dalam tubuh manusia yang mengakibatkan berkurangnya kapasitas pengangkutan oksigen.”
“Keadaan di mana suatu penyakit menular berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban. Fenomena ini ditandai oleh peningkatan jumlah kasus yang melebihi batas normal dalam suatu “populasi” tertentu.”