Nomina
Kata benda; nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Kemampuan suatu individu, sistem, atau komunitas untuk pulih, beradaptasi, dan bangkit kembali dari tekanan, gangguan, atau kondisi “adversitas”. Konsep ini mencakup kapasitas untuk mempertahankan fungsi inti di tengah perubahan yang signifikan, serta kemampuan untuk mentransformasi pengalaman negatif menjadi kekuatan adaptif.
daya lenting
Padanan teknis yang sering digunakan dalam konteks ekologi dan ilmu lingkungan hidup sebagai terjemahan literal dari konsep 'resilience' dalam fisika dan biologi.
istiqamah
Konsep religius Islam mengenai keteguhan hati, konsistensi, dan ketabahan dalam menempuh jalan yang benar meski menghadapi rintangan.
kekenyalan
Sifat bahan yang kenyal atau lentur.
ketangguhan
Padanan formal dalam Bahasa Indonesia Baku yang paling sering digunakan sebagai terjemahan langsung dari 'resiliensi', meskipun nuansanya lebih menekankan ketahanan statis daripada pemulihan dinamis.
tahan banting
Ungkapan untuk seseorang yang memiliki ketahanan mental dan fisik yang luar biasa dalam menghadapi kesulitan.
ketahanan
Lebih umum digunakan dalam konteks kebijakan publik dan pertahanan nasional. Maknanya lebih luas dari resiliensi karena tidak selalu mencakup unsur pemulihan dinamis.
adaptabilitas
Berkaitan erat dengan resiliensi namun lebih menekankan proses penyesuaian aktif daripada pemulihan dari kondisi adversitas.
Kata resiliensi diserap dari bahasa Inggris resilience, yang berakar dari kata Latin resilire, berarti 'melompat kembali' atau 'memantul'. Secara historis, istilah ini pertama kali digunakan dalam konteks ilmu fisika untuk menggambarkan sifat elastis suatu material. Pada abad ke-20, konsep ini diadopsi oleh psikologi, sosiologi, dan ilmu ekologi untuk mendeskripsikan kapasitas pemulihan sistem biologis dan sosial. Dalam Bahasa Indonesia, kata ini mulai digunakan secara luas dalam wacana akademis dan kebijakan publik sejak dekade 1990-an, seiring dengan perkembangan kajian psikologi positif dan manajemen bencana. Ejaan bakunya mengikuti kaidah penyerapan fonemis yang ditetapkan oleh Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Resiliensi masyarakat terdampak bencana itu sungguh luar biasa dan menginspirasi.
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Bentuk ejaan lama dari kata tentu, bermakna pasti, tidak diragukan lagi, atau sudah jelas adanya; digunakan dalam konteks kepastian atau keyakinan penuh.
Pelajari Selengkapnya