Nomina
Kata benda; nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Cabang ilmu filsafat dan linguistik yang mempelajari teori dan metode “interpretasi” terhadap teks, khususnya teks-teks suci, sastra, hukum, dan dokumen sejarah, dengan tujuan memahami makna yang tersembunyi di balik lapisan bahasa dan konteks historisnya.
eksegesis
Eksegesis merujuk pada praktik penafsiran konkret, sementara hermeneutika lebih berfokus pada teori dan metodologi di balik penafsiran tersebut.
ilmu takwil
Metode interpretasi yang mencari makna batiniah atau esoteris di balik makna lahiriah teks.
interpretasi
Interpretasi adalah istilah umum untuk proses menafsirkan, sedangkan hermeneutika adalah disiplin ilmu yang mempelajari fondasi teoretis dari proses tersebut.
pembedahan makna
Proses menganalisis teks secara mendalam untuk mengungkap struktur dan pesan yang terkandung di dalamnya.
tafsir
Kata `tafsir` berasal dari bahasa Arab dan dominan digunakan dalam konteks keislaman. Hermeneutika mencakup cakupan yang lebih luas secara lintas budaya dan disiplin.
ilmu tafsir
Digunakan terutama dalam tradisi keilmuan Islam. Memiliki cakupan yang lebih sempit dibandingkan hermeneutika yang bersifat lintas tradisi.
semiotika
Semiotika dan hermeneutika bersinggungan dalam kajian makna tekstual, namun semiotika berfokus pada sistem tanda secara struktural, bukan pada proses pemahaman historis pembaca.
Kata “hermeneutika” diserap dari bahasa Belanda hermeneutiek atau langsung dari bahasa Latin hermeneutica, yang keduanya bersumber dari bahasa Yunani Kuno hermeneutike (tekne), berarti “seni menafsirkan”. Akar katanya adalah hermeneuein, yaitu kata kerja yang bermakna “menjelaskan” atau “mengungkapkan”, yang oleh sebagian ahli dikaitkan dengan nama dewa Yunani Hermes, utusan para dewa yang bertugas menyampaikan dan menerjemahkan pesan ilahi kepada manusia. Sebagai disiplin ilmu, hermeneutika berkembang pesat pada abad ke-17 dan ke-18 melalui karya-karya teolog Protestan seperti Johann Conrad Dannhauer dan kemudian diperluaskan oleh Friedrich Schleiermacher menjadi teori interpretasi yang bersifat universal, tidak terbatas pada teks keagamaan saja. Pada abad ke-20, Hans-Georg Gadamer mengembangkannya lebih jauh dalam karyanya Wahrheit und Methode (1960), yang menjadikan hermeneutika sebagai fondasi bagi seluruh ilmu humaniora. Di Indonesia, istilah ini banyak digunakan dalam konteks studi agama, filsafat, hukum, dan sastra.
Mahasiswa teologi itu mendalami hermeneutika untuk menafsirkan teks Alkitab secara kritis.
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Rangkaian cerita, penjelasan, atau pernyataan yang disusun secara berurutan untuk menyampaikan suatu pesan atau sudut pandang tertentu. Dalam konteks informal, “narasi” sering merujuk pada cara seseorang membingkai sebuah isu, peristiwa, atau argumen agar terdengar meyakinkan dan sesuai kepentingan pihak tertentu.
Pelajari Selengkapnya