nangkring
“Duduk atau bertengger di tempat yang agak tinggi dengan santai, biasanya dengan kaki menggantung”
Registrasi lengkap setiap kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini. Dari bahasa gaul jalanan hingga kearifan lokal.
Menampilkan 20 entri
“Duduk atau bertengger di tempat yang agak tinggi dengan santai, biasanya dengan kaki menggantung”
“Perubahan penampilan atau kualitas diri menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya, biasanya setelah usaha atau waktu tertentu.”
“Kata ganti orang kedua informal yang berarti 'kamu' atau 'kau', populer di Jakarta dan sekitarnya. Versi lain: 'lo', 'elu'.”
“Anjir adalah ungkapan terkejut atau kagum dalam percakapan sehari-hari.”
“Istilah yang merujuk pada sesuatu yang tidak pasti, ambigu, atau berada di antara dua kondisi”
“Tidak menggunakan akal sehat atau logika; bodoh, tidak berpikir dengan benar”
“Sangat ingin tahu urusan orang lain secara berlebihan, sering dipakai untuk mengomentari orang yang terlalu ikut campur”
“Kata ganti orang pertama tunggal 'saya' atau 'aku' dalam ejaan lama Van Ophuijsen”
“Berkaitan dengan formalitas secara berlebihan atau terlalu menekankan pada aspek formal dan prosedural”
“Ungkapan kemungkinan atau harapan.”
“Sebidang tanah yang dikelilingi oleh air di semua sisinya, baik di laut, danau, maupun sungai”
“Sebuah situasi spesifik yang membutuhkan penanganan, investigasi, atau keputusan. Berasal dari bahasa Inggris yang berarti "kasus".”
“Sapaan akrab, singkatan dari 'Juragan', Saat ini dipakai untuk memanggil orang, layaknya bro, cuy, bray untuk kalangan muda maupun netizen. Di populerkan oleh platform Kaskus.”
“Bray adalah istilah slang yang digunakan untuk menyebut seseorang dengan nada akrab atau bercanda. Istilah slang lain: 'bro', 'cuy', 'gan'.”
“Kemlinthi (bahasa Jawa) adalah istilah untuk menggambarkan orang yang sombong atau sok penting, gaya berlebihan / sok keren, banyak omong tapi minim substansi.”
“Dalam bahasa Jawa "Karepmu" berasal dari kata karep (keinginan/kemauan) + -mu (milikmu). Arti literalnya: “terserah kamu / semaumu.” Kata lain "sakarepmu", "sakpenakmu".”
““Jos gandos” adalah ungkapan slang Jawa (sangat populer di Jawa Timur, juga dipahami luas di Jawa Tengah) yang berarti sangat mantap, luar biasa, top banget.”
“Dalam Bahasa Jawa (terutama dialek Jawa Timuran), nggapleki berarti mencela, menghina, atau merendahkan orang lain dengan kata-kata pedas. Biasanya bernuansa mengejek atau mempermalukan.”
“Sebutan hormat untuk laki-laki pada zaman kolonial Belanda, setara dengan 'tuan' dalam ejaan Van Ophuijsen”
“Konten yang berpotensi masuk halaman "For You Page" - FYP, algoritma yang bisa membuat viral sebuah konten.”