Fotosfer
“Lapisan terluar matahari atau bintang yang memancarkan energi berupa “radiasi elektromagnetik” dalam spektrum cahaya tampak sehingga dapat diamati secara visual.”
Pusat rujukan utama bahasa gaul, kultur internet, dan dialek daerah. Temukan ragam kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini.
Menampilkan 24 entri
“Lapisan terluar matahari atau bintang yang memancarkan energi berupa “radiasi elektromagnetik” dalam spektrum cahaya tampak sehingga dapat diamati secara visual.”
“Lapisan terluar dari atmosfer Matahari yang menyerupai “mahkota” cahaya putih dan hanya dapat diamati secara visual selama fenomena gerhana matahari total.”
“Bersifat atau berasal dari luar atmosfir atau batasan fisik planet Bumi. Istilah ini merujuk pada segala fenomena, benda langit, atau entitas biologi hipotesis yang eksis di ruang angkasa atau dunia lain di luar sistem terestrial.”
“Bintang neutron yang berotasi sangat cepat dan memancarkan radiasi elektromagnetik secara periodik dari kutub magnetnya. Objek astronomi ini merupakan sisa inti bintang masif yang sangat padat, terdeteksi melalui sinyal radio atau cahaya yang tampak seperti denyutan teratur di luar angkasa.”
“Sebuah inti galaksi aktif yang sangat jauh dan bercahaya tinggi, ditenagai oleh sebidang akresi di sekitar lubang hitam supermasif. Objek ini memancarkan energi elektromagnetik yang luar biasa besar, tampak seperti bintang melalui teleskop, dan berfungsi sebagai salah satu entitas paling terang di alam semesta.”
“Perubahan posisi semu suatu objek terhadap latar belakang yang disebabkan oleh perubahan titik pandang pengamat. Fenomena ini sering digunakan dalam bidang “astronomi” untuk menentukan jarak benda-benda langit melalui sudut pandang yang berbeda.”
“Besaran fisika yang menyatakan total energi yang dipancarkan oleh suatu objek astronomi seperti bintang per satuan waktu. Besaran ini biasanya diukur dalam satuan “watt” atau dinyatakan dalam kelipatan luminositas Matahari.”
“Ukuran kuantitatif yang menunjukkan tingkat kecerahan atau intensitas cahaya suatu objek astronomi dalam skala logaritmik. Nilai numerik yang lebih rendah mengindikasikan pancaran cahaya yang lebih terang. Istilah ini merujuk pada besaran fisis yang mengklasifikasikan benda langit berdasarkan energi radiasi yang diterima.”
“Satuan ukuran panjang yang digunakan dalam astronomi untuk menyatakan jarak benda langit di luar Tata Surya yang setara dengan jarak di mana satu unit astronomi membentuk sudut satu detik busur atau sekitar 3,26 “tahun cahaya”.”
“Penyimpangan atau gangguan dalam pembentukan bayangan oleh sistem optik yang mengakibatkan ketidaktajaman atau “distorsi” warna. Istilah ini juga merujuk pada penyimpangan dari keadaan normal atau dari standar yang berlaku.”
“Besaran yang menunjukkan rasio atau perbandingan antara cahaya yang dipantulkan oleh suatu permukaan benda langit terhadap total cahaya yang mengenainya. Nilai ini biasanya dinyatakan dalam rentang angka 0 hingga 1 untuk mengukur tingkat “refleksi” elektromagnetik.”
“Publikasi tahunan yang memuat data astronomi, tabel waktu terbit dan terbenam benda langit, serta informasi navigasi dan “kalender” yang disusun secara sistematis.”
“Cabang astronomi yang berfokus pada pengukuran presisi posisi, jarak, dan pergerakan objek langit. Bidang ini menyediakan kerangka kerja geometris untuk memetakan benda-benda angkasa serta menentukan orbit melalui data observasi yang kaku.”
“Fenomena astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa, mengakibatkan panjang waktu siang dan malam menjadi hampir identik di seluruh permukaan bumi. Peristiwa ini menandai dimulainya pergantian musim astronomis di belahan bumi utara dan selatan.”
“Cabang ilmu optik dan teknik pengukuran intensitas cahaya berdasarkan kepekaan mata manusia, atau metode kuantitatif dalam astronomi untuk menentukan tingkat kecerahan dan magnitudo objek langit melalui penggunaan filter passband tertentu pada instrumen sensor cahaya.”
“Paham atau model kosmologi yang menetapkan “Bumi” sebagai pusat alam semesta, di mana benda-benda langit lainnya berputar mengelilinginya.”
“Sudut kemiringan antara bidang “orbit” suatu benda langit terhadap bidang referensi tertentu, atau kecenderungan mental dan preferensi seseorang terhadap sesuatu.”
“Titik tertinggi atau keadaan puncak yang dicapai oleh suatu benda langit saat melintasi meridian pengamat. Secara kiasan, istilah ini merujuk pada “puncak” keberhasilan, emosi, atau perkembangan suatu peristiwa.”
“Fenomena astronomi yang terjadi saat sebuah benda langit tertutup oleh benda langit lainnya yang memiliki “diameter sudut” lebih besar dari pengamat.”
“Konfigurasi astronomis yang membentuk “garis lurus” sempurna antara tiga benda langit dalam sebuah sistem gravitasi.”
“Titik khayal pada bola langit yang berada tepat di atas kepala pengamat secara vertikal, atau mencapai “puncak” tertinggi dalam perjalanan karier maupun kehidupan seseorang.”
“Adjektiva yang merujuk pada kondisi berbeda atau tidak sama antara satu hal dengan hal lainnya. Kata ini digunakan untuk menekankan adanya kontras, kelainan, atau diskrepansi pada wujud, sifat, maupun rasa suatu objek dalam konteks perbandingan.”
“Kegagalan optik yang terjadi ketika cahaya yang melewati tepi lensa tidak terfokus pada titik yang sama dengan cahaya yang melewati pusat lensa, sehingga menghasilkan gambar yang “kabur”.”
“Tingkatan perbandingan dalam linguistik yang menyatakan sifat atau keadaan “paling” tinggi atau terbaik di antara kelompoknya.”