Djangan
Definisi & Konteks
Adverbia
Kata keterangan; kata yang memberikan keterangan pada verba, adjektiva, nomina predikatif, atau kalimat secara keseluruhan.
Kata larangan yang digunakan untuk melarang atau mencegah suatu tindakan, setara dengan “jangan” dalam ejaan modern. Merupakan penulisan djangan berdasarkan sistem Ejaan Van Ophuijsen yang berlaku di Hindia Belanda sebelum tahun 1947.
Sinonim & Padanan
embuh
Kata seru dalam bahasa Jawa yang menyatakan ketidaksetujuan atau penolakan, mirip dengan 'jangan' dalam konteks menolak sesuatu.
jangan
Bentuk penulisan 'djangan' berdasarkan sistem Ejaan Van Ophuijsen yang berlaku di Hindia Belanda sebelum tahun 1947.
ogah
Tidak mau; tidak suka (biasanya diucapkan dengan nada menolak atau tidak setuju).
ulah
Padanan `djangan` dalam bahasa Sunda, digunakan lintas ragam loma hingga lemes.
jan
Bentuk kependekan yang muncul dalam ragam gaul dan percakapan informal modern.
aja
Digunakan dalam konteks percakapan santai di Jakarta, bukan padanan langsung yang setara secara register.
ora usah
Digunakan dalam tuturan Jawa ngoko, memiliki nuansa larangan yang lebih halus dibanding `djangan`.
dilarang
Lebih formal dan impersonal dibanding `djangan`, umumnya digunakan dalam konteks regulasi atau pengumuman resmi.
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Kata djangan merupakan bentuk penulisan lama dari kata jangan dalam sistem Ejaan Van Ophuijsen, yang diresmikan pada tahun 1901 oleh Ch. A. Van Ophuijsen atas perintah pemerintah kolonial Belanda. Dalam sistem ini, bunyi konsonan /j/ ditulis sebagai dj, sehingga kata jangan ditulis menjadi djangan. Setelah kemerdekaan Indonesia, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi diberlakukan pada tahun 1947, dan penulisan kata ini berubah menjadi djangan dengan fonem yang sama namun dalam konteks nasional yang baru. Barulah pada Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) tahun 1972, penulisan dj disederhanakan menjadi j, sehingga kata ini menjadi jangan dalam bentuk bakunya yang berlaku hingga kini. Kata ini berfungsi sebagai adverbia larangan yang mendahului verba atau frasa verbal untuk menyatakan larangan, imbauan, atau permohonan agar suatu tindakan tidak dilakukan. Penggunaannya tersebar luas dalam surat-surat pribadi, teks jurnalistik, dan sastra Melayu era kolonial.
Contoh Penggunaan
Seterimanja soerat ini, bapa djangan koewatir apa-apa lagi, sebab anak bapa masi hidoep. (Setelah menerima surat ini, Bapak jangan khawatir apa-apa lagi, sebab anak Bapak masih hidup.)
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bukti Terverifikasi1

Boekoe Soerat-Soerat (TH. A. Du Mosch) - Halaman 203/204 Boekoe Soerat-Soerat (TH. A. Du Mosch) - Halaman 203/204
GambarliteratureCek Konteks
Punya arti lain untuk "Djangan"?
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.