Nomina
Kata benda; nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Kata dalam bahasa Jawa Ngoko yang berarti “kejadian” atau peristiwa yang telah terjadi, sering digunakan untuk merujuk pada suatu insiden atau hal yang akhirnya benar-benar terwujud setelah sebelumnya diantisipasi atau diperingatkan.
kejadian
Padanan baku dalam bahasa Indonesia yang paling dekat maknanya dengan `kedaden`.
peristiwa
Padanan bahasa Indonesia baku yang cenderung merujuk pada kejadian yang lebih signifikan atau formal.
insiden
Sinonim parsial yang lebih menekankan sifat negatif atau tidak terduga dari suatu kejadian.
Kata kedaden berasal dari akar kata bahasa Jawa dadi, yang bermakna “menjadi” atau “terjadi”. Dengan penambahan konfiks ke- dan sufiks -en, kata ini membentuk nomina yang merujuk pada suatu peristiwa atau kejadian yang telah terwujud secara nyata. Dalam penggunaan sehari-hari masyarakat Jawa, terutama dalam ragam Ngoko Lugu, kedaden sering diucapkan dengan nada yang mengandung unsur pembenaran atau konfirmasi atas sesuatu yang sebelumnya sudah diprediksi atau diperingatkan. Kata ini memiliki padanan langsung dalam bahasa Indonesia baku, yaitu “kejadian”, namun secara pragmatis membawa nuansa ekspresi yang lebih kuat dan emotif.
Lha kae, lak kedaden ono tabrakan tenan to! (Nah itu, kan kejadian ada tabrakan juga kan!)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Rangkaian cerita, penjelasan, atau pernyataan yang disusun secara berurutan untuk menyampaikan suatu pesan atau sudut pandang tertentu. Dalam konteks informal, “narasi” sering merujuk pada cara seseorang membingkai sebuah isu, peristiwa, atau argumen agar terdengar meyakinkan dan sesuai kepentingan pihak tertentu.
Pelajari Selengkapnya