Kelu
Definisi & Konteks
Adjektiva
Kata sifat; kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.
Adjektiva atau verba dalam bahasa Jawa yang menggambarkan kondisi seseorang yang terpesona, terbawa pengaruh, atau tunduk secara emosional karena daya tarik, karisma, atau keistimewaan seseorang; merujuk pada keadaan terpikat hingga tidak mampu menolak atau melawan pengaruh tersebut.
Sinonim & Padanan
klepek-klepek
Ungkapan informal yang menggambarkan seseorang yang sangat terpikat atau jatuh cinta hingga tidak berdaya.
terbius
Dalam keadaan tidak sadar atau tidak berdaya karena pengaruh kuat, seringkali merujuk pada pengaruh emosional atau karisma.
tergila-gila
Sangat mencintai atau menyukai sesuatu atau seseorang hingga kehilangan akal sehat atau kendali diri.
terpesona
Padanan formal dalam Bahasa Indonesia Baku yang paling dekat secara semantis dengan `kelu`.
terpukau
Sangat tertarik atau terpesona oleh sesuatu atau seseorang hingga tidak dapat mengalihkan perhatian.
terbawa
Padanan formal Indonesia yang menekankan aspek keterbawaan atau keikutsertaan secara pasif dalam pengaruh.
kepincut
Varian kosakata Jawa-Indonesia informal yang sering digunakan di kalangan penutur Jawa-Ngoko; memiliki nuansa ketertarikan yang lebih ringan.
kegiwang
Varian dialek Jawa Ngoko yang bersinonim dekat dengan `kelu`, namun lebih menekankan aspek godaan atau rayuan daripada ketertundukan karismatik.
kasmaran
Berkaitan secara semantis namun lebih spesifik merujuk pada dimensi romantis, berbeda dari `kelu` yang cakupannya lebih luas mencakup kekaguman non-romantis.
kagum
Lebih ringan secara emosional dibandingkan `kelu`; tidak selalu mengandung unsur ketertundukan atau ketidakmampuan menolak.
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Kata kelu berasal dari kosakata bahasa Jawa asli yang telah digunakan sejak era sastra Jawa Klasik. Secara etimologis, kelu berkaitan erat dengan konsep Jawa tentang “pengaruh batin” atau daya magis interpersonal yang disebut prabawa, yakni kemampuan seseorang untuk menarik dan menundukkan orang lain secara emosional tanpa paksaan fisik. Dalam konteks sastra Jawa, kata ini sering muncul untuk menggambarkan bagaimana rakyat atau prajurit dapat tunduk kepada seorang pemimpin atau tokoh karismatik semata-mata karena pesona dan wibawa yang terpancar darinya. Contoh penggunaannya dalam teks Jawa Kuno: awit saking manis sarta sagedipun, tetiyang sakunjaran sami kelu sadaya — yang berarti karena kemanisan dan kecakapannya, seluruh penghuni penjara pun terpesona dan tunduk. Dalam percakapan Jawa sehari-hari, kelu digunakan dalam ragam ngoko_lugu maupun krama_madya, dan secara semantis berdekatan dengan kata formal Indonesia “terpesona” atau “terbawa” namun mengandung nuansa yang lebih dalam, yakni ketertundukan yang bersifat sukarela dan emosional.
Contoh Penggunaan
Aku kelu ndelok carane dheweke ngomong, ora iso mbantah babar blas. (Aku terpesona melihat cara dia berbicara, tidak bisa membantah sama sekali.)
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Punya arti lain untuk "Kelu"?
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.