Adjektiva
Kata sifat; kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.
Kata sifat yang merujuk pada kondisi uap atau asap yang keluar secara terus-menerus dan terlihat tebal, biasanya dipicu oleh suhu “panas” dari makanan atau minuman.
berasap
Padanan standar namun kurang spesifik mengenai intensitas uap panasnya.
beruap
Mengeluarkan uap panas dari benda yang suhunya tinggi.
mengepul
Mengeluarkan asap atau uap dalam jumlah banyak dan terus-menerus.
ngebul
Bentuk tidak baku atau kasual dari mengepul yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
kebul-kebul
Bentuk reduplikasi yang menekankan durasi kepulan asap.
Kata ini berasal dari bahasa Jawa dengan akar kata kebul yang berarti asap. Penambahan sisipan -em- di dalam bahasa Jawa sering kali berfungsi untuk membentuk kata sifat yang menunjukkan suatu keadaan atau proses yang sedang berlangsung secara intensif. Secara kultural, istilah ini sering digunakan dalam konteks kuliner tradisional di Jawa untuk menekankan kesegaran atau kehangatan hidangan yang baru saja diangkat dari tungku atau penggorengan.
Mangan mendoan sing isih kemebul pancen enak banget pas udan. (Makan mendoan yang masih berasap panas memang enak sekali saat hujan).
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.
Definisi: Rangkaian cerita, penjelasan, atau pernyataan yang disusun secara berurutan untuk menyampaikan suatu pesan atau sudut pandang tertentu. Dalam konteks informal, “narasi” sering merujuk pada cara seseorang membingkai sebuah isu, peristiwa, atau argumen agar terdengar meyakinkan dan sesuai kepentingan pihak tertentu.
Pelajari Selengkapnya