Kakehan gludhuk kurang udan
Definisi & Konteks
Sebuah idiom Jawa yang mendeskripsikan seseorang yang banyak bicara atau berjanji tetapi tidak pernah merealisasikan perkataannya. Idiom ini menyoroti kontras antara pernyataan yang bombastis dan sedikitnya tindakan nyata, memberikan kritik halus terhadap kemunafikan atau ketidakmampuan berbuat.
Sinonim & Padanan
besar pasak daripada tiang
Peribahasa yang secara harfiah berarti pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, namun dalam konteks ini dapat diinterpretasikan sebagai janji yang lebih besar daripada kemampuan untuk memenuhi.
nato (no action, talk only)
Akronim gaul yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang hanya banyak bicara tanpa melakukan tindakan.
omong doang
Ungkapan informal yang berarti hanya berbicara tanpa ada tindakan nyata.
tong kosong nyaring bunyinya
Peribahasa yang menggambarkan orang yang banyak bicara tetapi tidak berilmu atau tidak memiliki kemampuan.
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Frasa 'kakehan gludhuk kurang udan' berasal dari bahasa Jawa, secara harfiah berarti 'kebanyakan guntur kurang hujan'. Ungkapan ini merefleksikan pengamatan fenomena alam di mana guntur yang bergemuruh keras seringkali tidak diikuti oleh hujan yang lebat, melainkan hanya gerimis atau bahkan tidak ada hujan sama sekali. Secara kultural, idiom ini digunakan untuk mengkritik individu yang gemar berbicara besar atau melontarkan janji-janji muluk tanpa pernah mewujudkannya. Penggunaannya lazim dalam percakapan sehari-hari di masyarakat Jawa untuk menggambarkan ketidaksesuaian antara perkataan dan perbuatan seseorang, menekankan pentingnya tindakan nyata dibandingkan retorika kosong.
Contoh Penggunaan
Ah, dia itu kakehan gludhuk kurang udan, omong doang tapi kerjanya nol.
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Punya arti lain untuk "kakehan gludhuk kurang udan"?
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.