Tjeritera
Definisi & Konteks
Narasi, kisah, atau rangkaian peristiwa yang disampaikan secara lisan maupun tulisan; bentuk ejaan lama dari kata cerita sesuai kaidah Ejaan Van Ophuijsen yang menggunakan digraf “tj” untuk merepresentasikan bunyi /c/. (Sinonim Modern: cerita)
Catatan Penggunaan atau Etimologi
Kata tjeritera merupakan bentuk ejaan resmi dalam sistem Ejaan Van Ophuijsen (berlaku sejak 1901), yang menjadi standar penulisan Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia pada era kolonial Belanda hingga pertengahan abad ke-20. Digraf “tj” digunakan untuk merepresentasikan fonem /c/ dalam bahasa Indonesia. Kata ini berakar dari bahasa Sansekerta carita atau caritera, yang berarti 'perilaku', 'perbuatan', atau 'kisah', yang kemudian diserap ke dalam Bahasa Melayu klasik. Setelah Ejaan Soewandi diberlakukan pada tahun 1947, kata ini mengalami perubahan ejaan menjadi tjerita, dengan huruf 'oe' diganti menjadi 'u' namun digraf 'tj' masih dipertahankan. Barulah pada penerapan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) tahun 1972, bentuk tulisannya berubah sepenuhnya menjadi cerita seperti yang dikenal hingga saat ini. Kata tjeritera banyak dijumpai dalam karya sastra, surat kabar, dan dokumen resmi era Hindia Belanda, termasuk dalam terjemahan karya-karya sastra Barat ke dalam Bahasa Melayu.
Contoh Penggunaan
Adapoen tjeritera jang meriwajatkan hal-ichwal Tom ini terdjadi di tanah Amerika. (Adapun cerita yang meriwayatkan hal-ihwal Tom ini terjadi di tanah Amerika.)
Terjemahan Bahasa Inggris
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.
Bukti Terverifikasi1

Buku Bahasa Indonesia Untuk S.M.P (Penerbit "Warga", 1972) Buku Bahasa Indonesia Untuk S.M.P (Penerbit "Warga", 1972)
GambarliteratureCek Konteks
Punya arti lain untuk "Tjeritera"?
Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.