Definisi: Prosedur penalaran yang mengeksplorasi kontradiksi antara tesis dan antitesis untuk mencapai kebenaran yang lebih tinggi atau sintesis. Secara luas, ini merujuk pada seni berdiskusi atau metode logika yang menganalisis perubahan melalui pertentangan kekuatan yang saling memengaruhi dalam perkembangan pemikiran atau realitas sosial.
Pelajari SelengkapnyaVerba
Kata kerja; kata yang menyatakan perbuatan, tindakan, proses, atau keadaan.
Memiliki pengetahuan, pemahaman, atau informasi mengenai suatu hal, keadaan, atau peristiwa. Merupakan bentuk ejaan Van Ophuijsen dari kata tahu yang digunakan dalam teks-teks berbahasa Melayu dan Indonesia sebelum reformasi ejaan tahun 1947.
mengerti
Menangkap makna atau maksud sesuatu; memahami.
ngerti
Bentuk tidak baku atau kasual dari 'mengerti', sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
paham
Secara metaforis berarti mengerti atau menangkap maksud dari suatu pembicaraan.
tahu
Ejaan lama 'tahoe' yang digunakan sebelum reformasi ejaan 1947.
mengetahui
Bentuk formal dan baku dari kata `tahu` dengan penambahan awalan `me-`, lazim digunakan dalam tulisan ilmiah dan dokumen resmi.
weruh
Padanan kata `tahu` dalam bahasa Jawa ragam ngoko, digunakan dalam konteks percakapan antara sesama teman sebaya atau kepada yang lebih muda.
nyaho
Padanan `tahu` dalam bahasa Sunda, digunakan dalam ragam loma atau percakapan sehari-hari yang tidak terlalu formal.
uning
Padanan `tahu` dalam bahasa Batak Toba, digunakan dalam konteks percakapan masyarakat Batak di Sumatra Utara.
Kata taoe merupakan penulisan kata tahu dalam sistem “Ejaan Van Ophuijsen” yang diberlakukan secara resmi pada masa kolonial Belanda sejak tahun 1901. Dalam sistem ejaan tersebut, bunyi vokal /u/ ditulis sebagai oe, sehingga tahu menjadi taoe. Kata ini berakar dari bahasa Melayu klasik tahu yang memiliki padanan dalam berbagai bahasa Austronesia serumpun. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, ejaan ini digantikan oleh “Ejaan Soewandi” atau “Ejaan Republik” pada tahun 1947, di mana oe dikembalikan menjadi u, sehingga penulisannya berubah dari taoe menjadi tau atau tahu. Dalam naskah-naskah surat kabar, sastra, dan dokumen resmi era kolonial hingga awal kemerdekaan, bentuk sangat lazim ditemukan. Kata ini juga sering muncul dalam bentuk frasa seperti yang berarti memperoleh informasi atau mengetahui sesuatu.
Soedah tentoe bapa maoe dapat taoe, kamana anaknja berlariken dirinja, sebab soedah doea malam tida poelang-poelang. (Sudah tentu bapak ingin tahu, ke mana anaknya melarikan diri, sebab sudah dua malam tidak pulang-pulang.)
Merepresentasikan penggunaan nyata dan sesuai konteks leksikal.

Bahasa gaul itu cair. Jika kata ini punya makna beda di tongkronganmu, tambahkan disini.