Pitutur
“Pesan moral, arahan, atau bimbingan hidup yang disampaikan oleh orang yang lebih tua atau bijaksana kepada pihak lain guna memberikan “pencerahan” perilaku.”
Pusat rujukan utama bahasa gaul, kultur internet, dan dialek daerah. Temukan ragam kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini.
Menampilkan 24 entri
“Pesan moral, arahan, atau bimbingan hidup yang disampaikan oleh orang yang lebih tua atau bijaksana kepada pihak lain guna memberikan “pencerahan” perilaku.”
“Titik dalam orbit planet, komet, atau benda langit lainnya yang berada pada jarak paling dekat dengan Matahari. Fenomena ini terjadi karena bentuk lintasan orbit yang bersifat elips, di mana objek mencapai kecepatan orbital maksimumnya saat melewati posisi ini.”
“Titik dalam orbit sebuah benda langit, seperti planet atau komet, yang berada pada jarak “terjauh” dari Matahari.”
“Sistem koordinat astronomi yang menunjukkan posisi sebuah benda langit pada bola langit, diukur ke arah timur dari “titik vernal” sepanjang ekuator langit, biasanya dinyatakan dalam satuan jam, menit, dan detik.”
“Jarak sudut sebuah benda langit yang diukur ke arah utara atau selatan dari “ekuator langit” sepanjang lingkaran deklinasi. Satuan ukurannya dinyatakan dalam derajat, menit, dan detik busur.”
“Jarak vertikal atau “sudut” sebuah benda langit di atas cakrawala pengamat yang diukur dalam satuan derajat. Istilah ini merujuk pada posisi relatif objek astronomi terhadap garis “horizon” lokal.”
“Bidang orbit bumi mengelilingi Matahari yang membentuk lingkaran khayal melintasi bola langit selama satu tahun. Jalur ini merupakan garis edar semu pusat Matahari dilihat dari Bumi serta menjadi titik acuan utama untuk menentukan koordinat benda langit dalam sistem tata surya.”
“Kurva datar tertutup yang simetris dan menyerupai lingkaran yang dipanjangkan pada satu sumbu, didefinisikan secara geometris sebagai himpunan titik-titik yang jumlah jaraknya dari dua titik tetap atau “fokus” adalah konstan.”
“Jarak sudut antara dua benda langit dilihat dari Bumi, biasanya digunakan untuk menyatakan posisi “planet” terhadap Matahari.”
“Lapisan terluar matahari atau bintang yang memancarkan energi berupa “radiasi elektromagnetik” dalam spektrum cahaya tampak sehingga dapat diamati secara visual.”
“Lapisan terluar dari atmosfer Matahari yang menyerupai “mahkota” cahaya putih dan hanya dapat diamati secara visual selama fenomena gerhana matahari total.”
“Bersifat atau berasal dari luar atmosfir atau batasan fisik planet Bumi. Istilah ini merujuk pada segala fenomena, benda langit, atau entitas biologi hipotesis yang eksis di ruang angkasa atau dunia lain di luar sistem terestrial.”
“Bintang neutron yang berotasi sangat cepat dan memancarkan radiasi elektromagnetik secara periodik dari kutub magnetnya. Objek astronomi ini merupakan sisa inti bintang masif yang sangat padat, terdeteksi melalui sinyal radio atau cahaya yang tampak seperti denyutan teratur di luar angkasa.”
“Sebuah inti galaksi aktif yang sangat jauh dan bercahaya tinggi, ditenagai oleh sebidang akresi di sekitar lubang hitam supermasif. Objek ini memancarkan energi elektromagnetik yang luar biasa besar, tampak seperti bintang melalui teleskop, dan berfungsi sebagai salah satu entitas paling terang di alam semesta.”
“Perubahan posisi semu suatu objek terhadap latar belakang yang disebabkan oleh perubahan titik pandang pengamat. Fenomena ini sering digunakan dalam bidang “astronomi” untuk menentukan jarak benda-benda langit melalui sudut pandang yang berbeda.”
“Besaran fisika yang menyatakan total energi yang dipancarkan oleh suatu objek astronomi seperti bintang per satuan waktu. Besaran ini biasanya diukur dalam satuan “watt” atau dinyatakan dalam kelipatan luminositas Matahari.”
“Ukuran kuantitatif yang menunjukkan tingkat kecerahan atau intensitas cahaya suatu objek astronomi dalam skala logaritmik. Nilai numerik yang lebih rendah mengindikasikan pancaran cahaya yang lebih terang. Istilah ini merujuk pada besaran fisis yang mengklasifikasikan benda langit berdasarkan energi radiasi yang diterima.”
“Satuan ukuran panjang yang digunakan dalam astronomi untuk menyatakan jarak benda langit di luar Tata Surya yang setara dengan jarak di mana satu unit astronomi membentuk sudut satu detik busur atau sekitar 3,26 “tahun cahaya”.”
“Penyimpangan atau gangguan dalam pembentukan bayangan oleh sistem optik yang mengakibatkan ketidaktajaman atau “distorsi” warna. Istilah ini juga merujuk pada penyimpangan dari keadaan normal atau dari standar yang berlaku.”
“Besaran yang menunjukkan rasio atau perbandingan antara cahaya yang dipantulkan oleh suatu permukaan benda langit terhadap total cahaya yang mengenainya. Nilai ini biasanya dinyatakan dalam rentang angka 0 hingga 1 untuk mengukur tingkat “refleksi” elektromagnetik.”
“Publikasi tahunan yang memuat data astronomi, tabel waktu terbit dan terbenam benda langit, serta informasi navigasi dan “kalender” yang disusun secara sistematis.”
“Cabang astronomi yang berfokus pada pengukuran presisi posisi, jarak, dan pergerakan objek langit. Bidang ini menyediakan kerangka kerja geometris untuk memetakan benda-benda angkasa serta menentukan orbit melalui data observasi yang kaku.”
“Fenomena astronomi saat matahari melintasi garis khatulistiwa, mengakibatkan panjang waktu siang dan malam menjadi hampir identik di seluruh permukaan bumi. Peristiwa ini menandai dimulainya pergantian musim astronomis di belahan bumi utara dan selatan.”
“Cabang ilmu optik dan teknik pengukuran intensitas cahaya berdasarkan kepekaan mata manusia, atau metode kuantitatif dalam astronomi untuk menentukan tingkat kecerahan dan magnitudo objek langit melalui penggunaan filter passband tertentu pada instrumen sensor cahaya.”