Entalpi
“Ukuran total energi panas dalam suatu sistem termodinamika pada tekanan konstan, merujuk pada kapasitas panas yang terkandung dalam suatu zat atau sistem.”
Pusat rujukan utama bahasa gaul, kultur internet, dan dialek daerah. Temukan ragam kata yang mendefinisikan identitas Indonesia hari ini.
Menampilkan 24 entri
“Ukuran total energi panas dalam suatu sistem termodinamika pada tekanan konstan, merujuk pada kapasitas panas yang terkandung dalam suatu zat atau sistem.”
“Proses pengukuran atau pernyataan suatu fenomena, konsep, atau variabel dalam bentuk “angka” atau satuan numerik yang terukur, sehingga memungkinkan analisis, perbandingan, dan evaluasi secara objektif dan sistematis.”
“Cabang ilmu fisika yang mempelajari hubungan antara “energi panas” dan bentuk energi lain, serta hukum-hukum yang mengatur perpindahan dan konversi energi dalam sistem fisik.”
“Bersifat atau berkaitan dengan kondisi di mana tekanan tetap konstan selama suatu proses berlangsung. Dalam termodinamika, proses “isobarik” terjadi ketika sistem menerima atau melepas energi panas tanpa perubahan tekanan, sehingga volume dapat berubah secara bebas sesuai hukum gas ideal.”
“Bersifat acak atau melibatkan “probabilitas”, di mana hasil suatu proses atau peristiwa ditentukan oleh variabel-variabel yang tidak dapat diprediksi secara pasti, melainkan hanya dapat diperkirakan melalui distribusi kemungkinan secara statistik.”
“Bentuk ejaan lama dari kata ganti “padanya”, merujuk kepada seseorang atau sesuatu yang telah disebutkan sebelumnya; bermakna kepadanya atau darinya.”
““Hipotesis” adalah sebuah “penjelasan sementara” terhadap suatu fenomena yang dapat diuji melalui metode ilmiah untuk memverifikasi kebenarannya.”
“Proses perpindahan partikel, molekul, atau zat dari daerah berkonsentrasi tinggi menuju daerah berkonsentrasi rendah secara spontan, tanpa memerlukan energi tambahan. Fenomena ini terjadi hingga tercapai keseimbangan konsentrasi yang merata, dan berlaku pada zat padat, cair, maupun gas.”
“Konjungsi yang digunakan untuk menyatakan syarat, pengandaian, atau kondisi tertentu yang harus dipenuhi agar suatu peristiwa atau keadaan dapat terjadi. Kata ini merupakan penulisan kalau dalam “Ejaan Van Ophuijsen” yang berlaku sebelum tahun 1947.”
“Bentuk ejaan lama dari kata perjalanan, merujuk pada proses atau perihal seseorang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan. Kata ini ditulis menggunakan kaidah “Ejaan Van Ophuijsen” yang berlaku sebelum tahun 1947.”
“Hubungan “kausalitas” merujuk pada keterkaitan antara dua peristiwa di mana satu peristiwa menjadi penyebab langsung dari peristiwa lainnya, sering digunakan dalam konteks ilmiah atau filosofis.”
“Proses perpindahan molekul pelarut melalui “membran semipermeabel” dari larutan berkonsentrasi rendah menuju larutan berkonsentrasi tinggi, hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi di kedua sisi membran.”
“Fenomena atau proses percabangan dua yang terjadi pada suatu sistem, titik, atau struktur, di mana satu jalur, entitas, atau kondisi terbagi menjadi dua jalur yang berbeda dan saling terpisah. Istilah “bifurkasi” digunakan secara teknis dalam matematika untuk menggambarkan perubahan kualitatif pada perilaku sistem dinamis, dalam biologi untuk menggambarkan percabangan pada struktur anatomi seperti pembuluh darah atau bronkus, serta dalam teori sistem dan fisika untuk menggambarkan titik kritis di mana sistem mengalami divergensi menjadi dua keadaan yang berbeda.”
“Kondisi atau proses di mana unsur-unsur, pendapat, atau nilai-nilai menyebar dan menjauh dari satu titik, arah, atau hasil yang sama. Dalam matematika dan fisika, “divergensi” merujuk pada besaran yang mengukur seberapa besar suatu medan vektor menyebar dari suatu titik tertentu.”
“Proses penggabungan berbagai elemen, komponen, atau gagasan yang terpisah untuk membentuk suatu “keseluruhan” yang baru, koheren, dan terpadu. Dalam konteks ilmiah dan filosofis, sintesis merupakan tahap tertinggi dalam pemikiran analitis, yakni kemampuan mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber menjadi satu kesimpulan atau produk intelektual yang utuh.”
“Cabang ilmu filsafat dan linguistik yang mempelajari teori dan metode “interpretasi” terhadap teks, khususnya teks-teks suci, sastra, hukum, dan dokumen sejarah, dengan tujuan memahami makna yang tersembunyi di balik lapisan bahasa dan konteks historisnya.”
“Cabang filsafat yang mengkaji struktur pengalaman subjektif dan “kesadaran” sebagaimana dialami secara langsung dari sudut pandang orang pertama, tanpa reduksi ke penjelasan kausal atau objektif.”
“Postulat adalah pernyataan dasar yang diterima tanpa pembuktian dalam sistem deduktif, terutama dalam geometri klasik. Postulat merupakan dasar yang diterima tanpa pembuktian dalam sistem deduktif.”
“Pernyataan yang diterima sebagai kebenaran tanpa memerlukan pembuktian, berfungsi sebagai dasar dalam pengembangan teori atau argumen logis. Istilah ini sering digunakan dalam konteks matematika, filsafat, dan logika formal.”
“Kemampuan suatu individu, sistem, atau komunitas untuk pulih, beradaptasi, dan bangkit kembali dari tekanan, gangguan, atau kondisi “adversitas”. Konsep ini mencakup kapasitas untuk mempertahankan fungsi inti di tengah perubahan yang signifikan, serta kemampuan untuk mentransformasi pengalaman negatif menjadi kekuatan adaptif.”
“Proses meteorologis dan kimiawi yang merujuk pada jatuhnya partikel air dari atmosfer ke permukaan bumi dalam berbagai bentuk, seperti hujan, salju, atau embun beku. Dalam konteks kimia, “presipitasi” merujuk pada proses pengendapan zat padat dari suatu larutan akibat reaksi kimia atau perubahan kondisi fisik. Secara lebih luas, istilah ini juga digunakan untuk menggambarkan percepatan atau pemercepatan terjadinya suatu peristiwa.”
“Penyimpangan dari pola, aturan, atau kondisi yang dianggap “normal” atau lazim. Merujuk pada suatu kejadian, fenomena, atau data yang tidak sesuai dengan ekspektasi, teori, atau standar yang berlaku dalam suatu sistem atau bidang ilmu tertentu.”
“Kata demonstratif dalam dialek Banyumasan (Ngapak) yang bermakna "ini", digunakan untuk merujuk pada benda, waktu, atau situasi yang dekat secara fisik maupun kontekstual dengan pembicara.”
“Posisi kepala yang mendongak ke atas, yaitu gerakan menengadahkan kepala sehingga wajah menghadap langit atau bagian atas. Kata ini merujuk pada sikap fisik tubuh bagian atas, khususnya pada area leher dan kepala, yang dianggap dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit jika dilakukan terlalu lama.”