Observasi
“Proses “pengamatan” atau peninjauan secara cermat dan sistematis terhadap suatu objek atau fenomena untuk memperoleh data.”
Temukan kekayaan kosakata Indonesia, mulai dari bahasa gaul Jakarta hingga dialek daerah yang berumur ratusan tahun, disusun secara alfabetis untuk memudahkan Anda.
“Proses “pengamatan” atau peninjauan secara cermat dan sistematis terhadap suatu objek atau fenomena untuk memperoleh data.”
“Bersifat menghalangi, menghambat, atau mempersulit suatu proses, kebijakan, atau keputusan; Kata sifat yang menggambarkan tindakan atau sikap yang secara aktif mencegah kemajuan. Sinonim umum: menghambat, menghalangi, mempersulit, memblokir, “batu sandungan”.”
“Bentuk ejaan lama dari kata uruskan, bermakna menyelesaikan, mengatur, atau menangani suatu urusan hingga tuntas.”
“Og adalah partikel informal dalam bahasa Jawa yang berfungsi sebagai penekanan atau penguatan dalam kalimat, serupa dengan 'kok' dalam bahasa Indonesia.”
“Fenomena astronomi yang terjadi saat sebuah benda langit tertutup oleh benda langit lainnya yang memiliki “diameter sudut” lebih besar dari pengamat.”
“Istilah plesetan dari 'omong-omong' yang merujuk pada pembicaraan kosong tanpa aksi nyata atau sekadar bualan.”
“Cabang filsafat yang menyelidiki hakikat dasar mengenai “keberadaan” dan “realitas”. Dalam klasifikasi logis, istilah ini merujuk pada sistem formal yang mendefinisikan kategori, properti, serta hubungan antar entitas dalam domain pengetahuan tertentu.”
“Ungkapan informal dalam bahasa Jawa yang bermakna 'tidak memahami' atau 'tidak mengerti', biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari di wilayah Jawa Tengah.”
“Nomina frasa. Bentuk ejaan Van Ophuijsen dari orang tuanya, merujuk pada orang tua atau kedua orang tua milik seseorang, yakni ayah dan ibu sebagai sosok yang melahirkan dan membesarkan. Unsur nja berfungsi sebagai penanda posesif “miliknya”.”
“Proses perpindahan molekul pelarut melalui “membran semipermeabel” dari larutan berkonsentrasi rendah menuju larutan berkonsentrasi tinggi, hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi di kedua sisi membran.”
“Hak atau “wewenang” sah yang dimiliki oleh seseorang atau lembaga untuk menjalankan fungsi, membuat keputusan, atau mengatur pihak lain dalam cakupan tertentu.”
“Kata depan yang menyatakan tujuan, maksud, atau peruntukan sesuatu; bentuk ejaan lama dari 'untuk'”
“Variasi slang dari kata ganti orang pertama tunggal 'Saya', yang digunakan dalam komunikasi informal dan media digital.”
“Singkatan dari 'omong doang', artinya hanya berbicara saja tanpa bukti atau aksi nyata”
“Tidak pantas atau tidak sesuai dengan norma kesopanan dan etika yang berlaku dalam masyarakat. Merujuk pada perilaku, ucapan, atau tindakan yang dianggap melanggar tata krama serta nilai-nilai budaya Jawa, sehingga dapat menimbulkan rasa malu atau celaan dari lingkungan sosial.”
“Terlalu banyak berpikir hingga menimbulkan kecemasan.”