ibahasa - Living Dictionary

Kami menguji bagaimana AI memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dengan kamus hidup di sampingnya. Dikurasi oleh manusia, didukung teknologi.

cc$Entri Kamus: CC BY-NC-SA 4.0

Platform

  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Artikel
  • Insight
  • Kamus

Legal

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Tanya Jawab
  • Hubungi Kami
© 2026 ibahasa. Hak cipta dilindungi.
Switch to English
GitHub🤗Hugging Face
ibahasa - Living Dictionary
Observatorium
  • Artikel
  • Benchmark
  • Model AI
  • Battle AI
  • Kamus
  1. Topik
  2. Slang & Gaul
Koleksi Terverifikasi

Slang & Gaul

Kumpulan kosakata gaul sehari-hari terdiksi se-Indonesia. Biar obrolan makin asik dan nggak kudet saat nongkrong.

184 kata•Diperbarui berkala

Keles

“Kata penguat informal yang berarti 'sangat' atau 'banget', digunakan sebagai variasi dari kata 'kali' untuk menekankan intensitas suatu kondisi atau keadaan. Populer di kalangan anak muda Jakarta dan sekitarnya dalam percakapan santai dan media sosial. ”

1 arti

Asbun

“Perilaku berbicara atau berkomentar tanpa dasar pengetahuan, fakta, atau pemikiran yang memadai, semata-mata demi menghasilkan suara atau respons tanpa substansi. Berasal dari akronim asal bunyi, merujuk pada seseorang yang berbicara asal-asalan tanpa mempertimbangkan kebenaran atau relevansi isi ucapannya.”

1 arti

Naksir

“Merasa tertarik secara romantis kepada seseorang; menyukai atau mengagumi seseorang dengan perasaan yang lebih dari sekadar pertemanan. Kata ini menggambarkan kondisi seseorang yang menaruh “rasa suka” terhadap orang lain, biasanya dengan perasaan ingin lebih dekat atau menjalin hubungan romantis.”

1 arti

Ihova

“Istilah “slang” yang digunakan untuk merujuk pada kendaraan bermotor “Toyota Innova”, khususnya varian mesin diesel yang populer dalam komunitas otomotif daring di Indonesia.”

1 arti

Saklek

“Sifat atau perilaku seseorang yang sangat kaku, tidak fleksibel, dan berpegang teguh pada aturan atau prinsip secara “mutlak” tanpa kompromi.”

1 arti

Bete

“Perasaan kesal, jengkel, atau tidak nyaman yang dialami seseorang akibat situasi yang tidak menyenangkan atau mengecewakan; merupakan bentuk informal dari kata “sebal”.”

1 arti

Roasting

“Tindakan mengkritik, menyindir, atau mengejek seseorang secara tajam dan pedas, sering kali dilakukan secara terbuka di depan orang lain atau di media sosial dengan tujuan humor atau kritik sosial.”

1 arti

Doksli

“Singkatan dari dokumen asli, merujuk pada dokumen resmi yang bersifat otentik dan tidak dipalsukan, digunakan secara luas dalam percakapan informal di media sosial.”

1 arti

Nokip

“Nokip adalah kata kerja dalam ragam “prokem” Indonesia era 1980-an yang berarti melakukan kegiatan minum minuman beralkohol, biasanya dilakukan secara bersama-sama dalam suasana pergaulan.”

1 arti

Caper

“Perilaku sengaja menarik perhatian orang lain dengan cara yang berlebihan atau mencolok; sinonim populer: “pamer”, “sok eksis”. Merupakan bentuk singkatan dari cari perhatian.”

1 arti

Adick-adick

“Istilah slang yang merujuk pada sekelompok anak muda atau remaja, sering digunakan dalam konteks media sosial atau percakapan informal.”

1 arti

Cadas

“Kata sifat informal yang berarti luar biasa, hebat, atau mengesankan dalam tingkat yang tinggi. Digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu yang melampaui ekspektasi biasa, baik dari segi kualitas, penampilan, maupun performa. Kata ini membawa konotasi positif yang kuat dan penuh kekaguman.”

1 arti

Bacot

“Mulut besar atau omong kosong, sering digunakan untuk mengkritik pemain (konteks pekerjaan/gaming) yang banyak bicara tapi skill-nya biasa saja.”

1 arti

Belon

“Bentuk singkat dari 'belum' yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari”

1 arti

Julid

“Sikap sinis atau iri yang diekspresikan lewat komentar pedas.”

1 arti

Akoh

“Akoh adalah variasi kata ganti orang pertama tunggal dalam dialek Betawi/Melayu Jakarta, setara dengan “Aku” dalam bahasa Indonesia standar.”

1 arti

Sabi

“Bentuk slang santai dari kata bisa, yang berarti mampu atau sanggup melakukan sesuatu; sering digunakan sebagai ungkapan persetujuan atau konfirmasi kemampuan, setara dengan kata “oke” atau “bisa” dalam percakapan sehari-hari.”

1 arti

Nolep

“Sifat atau kondisi seseorang yang jarang atau sama sekali tidak mau bersosialisasi, menghabiskan sebagian besar waktu menyendiri, dan tidak memiliki kehidupan sosial yang aktif. Istilah “nolep” menggambarkan individu yang lebih memilih aktivitas soliter seperti bermain gim, menonton konten daring, atau berdiam diri di rumah dibandingkan berinteraksi dengan orang lain.”

1 arti

Random

“Tidak terduga atau tidak nyambung dengan konteks sebelumnya.”

1 arti

Doi

“Doi adalah istilah slang untuk merujuk pada pacar atau pasangan romantis. Biasanya digunakan dalam percakapan santai di kalangan remaja dan dewasa muda untuk menggantikan kata 'pacar' atau 'pasangan'. Menunjukkan hubungan dekat yang bersifat personal dan intim.”

1 arti

Anak senja

“Istilah metaforis bagi individu yang memiliki kecenderungan gaya hidup “kontemplatif” dengan kegemaran pada kopi, musik indie, puisi, serta suasana matahari terbenam.”

1 arti

Valid

“Digunakan untuk menyatakan persetujuan atau pembenaran.”

1 arti

Mokat

“Istilah slang yang merujuk pada kondisi 'mati' atau 'meninggal', dengan variasi linguistik prokem yang memasukkan suku kata 'ok' ke dalam kata 'mat'.”

1 arti

Bandot

“Kiasan pejoratif yang merujuk pada laki-laki tua yang masih memiliki hasrat atau “kegilaan” terhadap perempuan, sering kali digunakan untuk mengejek atau mengkritik perilaku yang dianggap tidak pantas bagi usia tua.”

1 arti
  • 1
  • 6
  • 7
  • 8